Home » » Menguak Bukti Sejarah Kota Tua Sebelimbingan

Menguak Bukti Sejarah Kota Tua Sebelimbingan

Hak Cipta By : gemasaijaanonline Posting Hari : Selasa, 12 Februari 2013 Jam : 3:11:00 PM



GEMA - Makam belanda ini di bangun sekitar tahun 1900 dengan nama dutch graveyard meskipun hanya berjarak beberapa puluh meter dari jalan utama tetapi tempat ini hampir belum diketahui dikotabaru apalagi mengunjunginya.

Meskipun makam ini memiliki nilai sejarah tinggi yang identik dengan kejayaan Kabupaten Kotabaru di masa colonial ketika belanda masih berkuasa.

Siang ini merupakan kali pertama kami bersama crew mengunjungi ke makam belanda yang terletak di Desa Sebelimbingan.Tujuan utama kami ke makam tua ini untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa di masa penjajahan Belanda dulu pernah menjadi sebuah kota yaitu Desa Sebelimbingan dengan berbagai peninggalannya.

Makam tua dalam bahasa belanda nya “Ducth Graveyard” akan  lebih bagus lagi bila dijadikan sebagai tempat  wisata cagar budaya untuk masyarakat Kotabaru.untuk memasuki lokasi makam belanda tersebut tidak lah mudah karena belum adanya jalan alternative untuk menuju kesana kecuali hanya jalan setapak,dan menuju ke makam tua itu kami ditemani salah seorang warga setempat yang mengetahui lokasi makam yang mau menunjukan jalan menuju lokasi.

Setelah memasuki makam ini kesan awal yang ada dibenaku adalah rasa kagum dari desain dan  nisan-nisan yang unik,benar-benar pemandangan yang tak pernah kulihat saat mengunjungi sebuah kawasan makam.Yang menarik dari desain makam belanda ini adalah bentuk nisan yang terbuat dari cor semen dan ukurannya pun lebih besar dari makam orang Indonesia yang pernah ku lihat.Bukan hanya makam belanda ternyata disekitar lokasi ini juga terdapat beberapa makam muslimin yang tidak terawat dan nisan nya pun rapuh akibat termakan zaman.

Siang yang sangat terik namun tak membuat aktifitas kami terganggu, saat melanjutkan perjalanan saya melihat sebuah pohon besar dan katanya pohon tersebut dinamakan pohon keramat kami pun mencoba mengukur diameternya dengan cara mengelilinginya.

Tetapi sangat disayangkan melihat kondisi sekarang salah satu tempat yang memiliki catatan nilai sejarah ini kurang diperhatikan,buktinya banyak konstruksi makam yang hancur walaupun memang ada sebagian yang masih bertahan dengan baik tapi jumlahnya lebih sedikit dibandingkan dengan yang rusak,sebagian batu nisan bahkan hilang.Menurut info yang kami dapat dari masyarakat setempat kemungkinan warga mengira bahwa di dalam makam tersebut terdapat harta karun milik mayat yang dikubur bisa juga mereka mencari brang antic yang dikubur bersama mayat ini untuk mendapatkan nya barang-barang antik atau harta karun yang belum tentu ada mereka membongkar makam ini.

Jika kawasan makam ini terawat dengan baik betapa megah dan indahnya lokasi bersejarah ini dan pasti akan menjadi obyek wisata baru yang tidak kalah menarik. Menurutku seandainya tempat ini lebih mendapat perhatian dari semua pihak yang terkait makam belanda ducth graveyard bisa menjadi salah satu asset cagar budaya yang dimiliki kabupaten kotabaru.Namun entah kenapa makam ini terlihat menakutkan karena tidak adanya perawatan.

Setelah puas melihat bukti-bukti kejayaan masa lalu sebelimbingan kami pun menyudahi perjalanan penuh tantangan ini namun masih banyak lagi peninggalan-peninggalan belanda lain seperti jembatan tua dengan rel kereta apinya dan bekas bangunan bank dan kami akan mencoba mengungkap lagi bukti sejarah yang lain di sebelimbingan ini.







- Penulis : Siti Aisyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share this article :

5 komentar:

  1. Masih bnyak rupanya peninggalan2 sejarah di bumi saijaan!

    BalasHapus
  2. rel kereta api peninggalan belanda waktu ak msh kecil msh lengkap, juga goa.. sekarang tak tersisa karena d jarah besi tua nya. dan goa hancur tinggal pintu gerbang karena d rusak gali penambang ilegal tahun 90 an.

    BalasHapus
  3. sepakat mas eq, ujar orang sebelimbingan tuh "wes ra ketok meneh jembatane"

    BalasHapus
  4. Bisakah saya tahu, yang dikubur di situ meninggal tahun berapa. Adakah orang Belanda yang meninggal setelah tahun 40 an?
    Terima kasih

    BalasHapus

leave comment

Semua umpan balik Kami hargai dan Kami akan membalas pertanyaan yang menyangkut artikel di Blog ini sesegera mungkin.

1. Komentar SPAM akan dihapus segera setelah kami review
2. Pastikan untuk klik "Berlangganan Lewat Email" untuk membangun kreatifitas blog ini
3. Jangan Menggunakan Kata yang Mengandung SARA,PORNOGRAFI DLL
4. Jangan Tambah Link ke tubuh komentar Anda karena kami memakai system link exchange

5. Dilarang menyebarluaskan artikel tanpa persetujuan dari Admin.

Bila anda senang dengan artikel ini silahkan Ikuti Website Gema Saijaan atau berlangganan geratis Artikel dari blog ini. Pergunakan vasilitas diatas untuk mempermudah anda. Bila ada masalah dalam penulisan artikel ini silahkan kontak kami melalui komentar atau share sesuai dengan artikel diatas.

Me

Pilih Bahasa

 
Address : Jl.Jendral Sudirman No.82 Kabupaten Kotabaru
Telphone : 0812 5138 5020
Em@il : gemasaijaan@gmail.com
Website : www.gemasaijaanonline.info
Copyright © 2011-2016. Gema Saijaan Kotabaru Online - All Rights Reserved