Kamis, 31 Januari 2013

Empatbelas Orang Eselon Dua Dilantik

Empatbelas Orang Eselon Dua Dilantik



GEMA -  Untuk kelancaran kinerja dalam mencapai visi misi pemerintahan daerah Bupati Kotabaru Irhami Ridjani lakukan penyegaran kepada Empatbelas orang pejabat eselon Dua yang di sesuaikan dengan kebutuhan dalam menjalankan roda pemerintahan.

Pelantikan yang di gelar di gedung parisbarantai Kamis, (31/1), tidak semuanya bisa berhadir dari Empatbelas pejabat yang dilantik ada beberapa orang yang belum bisa di lantik karena keperluan lain.

Bupati Kotabaru Irhami Ridjani dalam sambutannya mengatakan, banyak pejabat yang mempunyai pangkat tinggi namun masih belum matang, pelantikan ini adalah permintaan dari atasan karena orang-orang yang berdedikasi tinggi dan disiplin dalam bekerja.

"Tak ada pekerjaan yang tak bisa dikerjakan asalkan kita mau bekerjasama dengan yang lebih berpengalaman, banyak tanggung jawab yang di emban baik jalan, listrik juga air yang akan di benahi tahun ini" tambah bupati.

Jadilah tim kerja yang solid untuk menjawab tantangan yang ada hingga bisa sinergi, pesan bupati kepada pejabat yang baru dilantik.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Bupati Sambut Kedatangan Tim Futsal Saijaan Fc

Bupati Sambut Kedatangan Tim Futsal Saijaan Fc



GEMA - Bupati Kotabaru Irhami Ridjani bersama jajarannya merasa bangga karena putra daerah kembali menoreh prestasi di tingkat Nasional cabang olahraga futsal sebagai juara Satu, bupati langsung menyambut kedatangan tim futsal dengan memberikan kalungan bunga, Rabu, (30/1) di halaman Siringlaut.

Sebelumnya tim futsal yang di beri nama DYS Saijaan FC ini diarak keliling kota bak artis ibukota untuk memperkenalkan kepada warga atas jasa mereka mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru.

Pelatih tim futsal Saijaan fc Sumianto dalam sambutannya mengatakan, bermula dari perjalanan yang panjang baik suka dan duka namun tidak mematahkan semangat kami untuk tetap maju, hingga 24 kota se Indonesia dari regional dan nasional bisa di sapu bersih oleh tim kita.

"Walaupun ada tim kita yang sakit karena lelah dan penyesuaian iklim namun bisa mengalahkan tim futsal dari Yogyakarta dengan skor 7-4" tambahnya.

Dalam sambutannya Bupati Kotabaru Irhami Ridjani mengatakan, atas kemenangan ini tim futsal Kotabaru patut di apresiasi dan diperhatikan juga diberikan bonus karena prestasi mereka yang sudah mengharumkan nama Kabupaten Kotabaru di tingkat Nasional.

Ditambahkan bupati, nantinya akan dibangunkan bangunan futsal untuk tim Saijaan fc dan diharapkan putra daerah satu persatu akan bisa meraih prestasi yang lain.






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Rabu, 30 Januari 2013

Indocement Kembali Latih UMKM Desa Binaan

Indocement Kembali Latih UMKM Desa Binaan



GEMA - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun Kotabaru kembali memberikan pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pembuatan Roti dan Kue Tahap II, khususnya para usaha kecil dan ibu rumah tangga di sekitar lingkungan operasional perusahaan.

Pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari didampingi Instruktur yang berpengalaman yang sukses dengan usaha ini, acara dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sungai Kupang Kec.Kelumpang Hulu, diikuti 40 Peserta dari Desa Sungai Kupang, Desa Sidomulyo, Desa Cantung Kiri Hilir serta Desa-Desa sekitar lainnya.

Materi yang disampaikan adalah Pengenalan bahan-bahan dasar, jenis-jenis Roti, jenis-jenis kue, jenis-jenis peralatan yang diperlukan dan tata cara pembuatan dan bentuk kue serta kemasan dan pemasarannya.

Instruktur Pelatihan, Syafik Sofia menjelaskan ”Pelatihan ini adalah yang kedua, berupa Pembuatan Roti dan Kue. Yang di awali dengan pengenalan bahan dan jenis-jenis Roti dan kue yang akan dibikin, jenis-jenis Peralatan yang diperlukan, dan tata cara membuat serta tata cara pengolahan yang langsung dipraktekkan.

Seorang peserta, Rinawati dari Desa Sungai Kupang, mengatan yang kan ”Pelatihan ini cukup bagus dan mudah dipahami karena lebih banyak prakteknya daripada teori, pelatihan ini tidaklah sulit kami lakukan karena lebih banyak pada pekerjaan di dapur tentunya pas buat kami ibu-ibu dan dapat menjadi usaha tambahan untuk biaya rumah tangga”.

Rinawati melanjutkan “Kerajinan ini juga dapat mengisi waktu luang setelah kegiatan rutin di rumah dan harapan kami perusahaan terus melanjutkan program pelatihan kemasyarakatan seperti ini guna meningkatkan usaha kecil dan rumah tangga”.

Head CSR Indocement Pabrik Tarjun, Yanuar Arif Mengatakan ”perusahaan menggelar pelatihan ini dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan sekitar operasional pabrik, melalui Pilar Pendidikan dan Pilar pembangunan Ekonomi terkhusus ekonomi yang terkait dengan usaha mikro atau usaha kecil termasuk kerajinan lokal agar terciptanya UMKM baru guna menciptakan lapangan kerja baru”

Dia berharap, diberikannya pelatihan ini kepada masyarakat agar nantinya berguna bagi usaha mereka dan seperti disebutkan diawal tadi bahwa kegiatan ini termasuk 2 pilar pembangunan yakni pendidikan dan ekonomi kemasyarakatan dari 5 pilar pembangunan yang menjadi sektor prioritas serta merupakan program CSR Indocement, dengan tujuan perusahaan berharap adanya peningkatan perekonomian dimasyarakat sekitar”, demikian Yanuar.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari Pilar Pendidikan dan Pilar Ekonomi, dua  dari 5 pilar yang mendasari Program Bina Lingkungan sebagai bagian dari Program Corporate Social Responsibility (CSR) Produsen semen merk tiga roda tersebut. Dan sebagai upaya untuk menciptakan unit-unit Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di bidang kerajinan di daerah Tarjun Langadai dan sekitarnya, serta aplikasinya kepada desa-desa binaan lainnya sekitar operasional pabrik untuk dikembangkan.






- Penulis : Humas ITP Tarjun - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Selasa, 29 Januari 2013

Cantung Diamuk Sijago Merah

Cantung Diamuk Sijago Merah



GEMA -  Suasana ramai perdagangan setiap hari Selasa di Desa Cantung Kecamatan Kelumpang Hulu mendadak terhenti karena asap hitam tebal yang menjulang kelangit sontak membuat warga berlarian menuju lokasi.

Kawasan jalan pasar Cantung hilir RT. 5 ini langsung dipadati oleh warga yang mencoba memberikan pertolongan untuk memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya dan mengamankan harta benda mereka.

Amukan sijago merah sekitar pukul 11.30 wita, Selasa, (29/1/2013) di kawasan cantung hilir membuat Empat buah rumah ludes tinggal arang dan Dua buah rusak. Hingga pukul 12.30 wita kobaran api bisa dikuasai hingga tidak meluas ke pemukiman lain.

Naas, Satu orang warga sebut saja Anjang  yang sudah lanjut usia tidak bisa di selamatkan hingga tewas terbakar karena terperangkap api.

Belum diketahui apa penyebab musibah ini dan masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib   






- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online

Jumat, 25 Januari 2013

3. Keberadaan Datu Mabrur

3. Keberadaan Datu Mabrur

Cerita Rakyat

Dalam catatan sejarah Istilah Datu dikenal dalam tingkatan sosial dalam masyarakat Melayu seperti di Sumatera, Malaysia, dan Kalimantan (Banjar). Konon masyarakat Banjar memberikan gelar Datu kepada orang yang Alim dan Saleh, Kepala Adat, Orang yang dituakan, serta Pahlawan yang memiliki kesaktian yang mandraguna. (Idwar Saleh: 1978)

Seperti hal itu juga seorang pertapa yang sakti mandra guna bernama Datu Mabrur yang kemudian berjasa membangun peradapan di Pulau Laut. Datu Mabrur punya hubungan baik dengan para datu- datu yang sakti mandraguna di Pulau Kalimantan. Diantarnya adalah Datu Pujung Aria Malangkang Tokoh Lagenda yang membangun peradaban di Amuntai Hulu Sungai Utara.

Setelah dalam pertapaan Datu Mabrur berhasil memunculkan Pulau Halimun lengkap dengan gunung yang elok dan cantik. Kemudian Datu Mabrur berniat untuk berkeluarga dan mempersunting seorang putri dari Pulau Dewata (Bali), darihasil perkawinan tersebut melahirkan keturunan 7 orang anak terdiri dari 6 anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan. Yang masing-masing keturunannya tersebut bernama,
1. Datu Belang Ilat.
2. Datu Ning Karang Kabunan.
3. Datu Ning Karang Baingsang.
4. Datu Ning Karang Kintang.
5. Datu Ning Karang Jangkar.
6. Datu Ning Kurung, (perempuan) dan
7. Data.

Konon warga Datu Mabrur yang bermukim di Pulau Halimun ukuran tubuhnya besar- besar, hal ini dapat dilihat dari berbagai peninggalan prasejarah yg ada dan telah ditemukan oleh masyarakat Pulau Laut, diantaranya;

1. Kerangka manusia yg panjang kurang lbh 4 m ditemukan oleh oleh Harun warga Ds Pulau Kerayaan Pulau Laut Selatan.
2. Baji terbuat dari besi yg panjang kurang lebih 1 m, baji ini biasanya digunakan utk membelah kayu ditemukan oleh Mursyid pendududk Ds Semaras Pulau Laut Barat.
3. Lasung dan antang yg cukup besar ditemukan oleh Arifin warga Ds Sigam Pulau Laut Timur. (Sulaeman Najam)
2. Pulau Laut dipandang dari Muara Sungai

2. Pulau Laut dipandang dari Muara Sungai



Dilain riwayat juga diceritakan ketika Sultan Suriansyah memerintahkan Datu Pujung untuk mencari Kayu Ulin empat batang untuk tiang guru Mesjid yang akan didirikan di Kuin Kerajaan Banjar. Setelah Datu Pujung menerima titah Penembahan kemudian segara berangkat ke Timur , sampailah Datu di Muara Sungai Kukusan Pagatan akan tetapi setelah menulusuri hutan belantara tidak menemukan kayu yang dimaksud, hingga akhirnya Datu Pujung bertemu dengan seorang pertaba di Muara Sungai Kukusan yang bernama Datu Mabrur. Datu Pujung tinggal beberapa saat dengan Datu Mabrur di Muara Sungai Kukusan. Kemudian terjalinlah persahabatan yang baik antara kedua datu, hingga suatu hari Datu mabrur minta bantuan kepada Datu Pujung sahabatnya yang sakti mandra guna untuk mencarikan sebuah gunung yang indah di Pulau Jawa yang kelak akan diletakan di sekitar Sungai Kukusan. Tanpa banyak pikir Datu Pujungpun berangkat ke Pulau Jawa, karena menggunakan ilmu lari cepat sebantar saja sampai ketempat yang dituju, kemudian diambilnya sebuah gunung lalu diikatkannya diatas punggungnya dengan tali kemudian dengan cepat pula gunung itu dibawah ke Datu Mabrur, sesampai sekitar Muara Sungai Kukusan tali pengikat gunung putus dan gunung tersebut terjatuh di laut sekarang gunung tersebut dikenal dengan gunung Jambangan yang ada di Pulau Laut.


1. Pulau Halimun Terapung Ditengah Laut

1. Pulau Halimun Terapung Ditengah Laut


Cerita Rakyat


Menurut catatan portopolio Sulaiman Najam:

Keberadaan Pulau Halimun ini atas jasa Datu Mabrur dan 3 saudaranya, semula Datu Mabrur bermukim di Muara Sungai Kukusan salah satu wilayah di Pagatan. Hingga pada suatu hari Datu Mabrur duduk bertapa diatas batu besar muara sungai Kukusan yg kemudian batu besar tersebut mengantarkan datu Mabrur ketengah laut, bertahun-tahun Datu Mabrur terombang ambing diatas batu namun tdk mengurangi kekhusuan pertapaanya sehingga atas upaya pertapaan tersebut batu tempat pertapaanya tadi menjadi sebuah Pulau yg kemudian diberi nama dengan Pulau Halimun. Ketika kemunculan Pulau Halimun Datu Mabrur kemudian menjadikan sbg tempat pemukiman bagi keluarganya. Pada suatu hari Datu Mabrur mendapat kunjungan dari sahabatnya yaitu Datu Pujung, dalam pertemuan istimewa ini Datu Mabrur kemudian meminta tolong kepada Datu Pujung agar mencarikan gunung di Pulau Jawa, agar nantinya Pulau Haliman menjadi Pulau yg indah dan elok. Datu Pujung dgn senang hati pula memenuhi keinginan sahabatnya kemudian didatangkannya sebuah gunung yg kemudian dikenal dgn gunung Jambangan.

Cerita Kotabaru

Cerita Kotabaru


Cerita Rakyat

Dalam riwayat Pulau Laut yg kita ditempati sekarang ini merupakan lautan, kemudian tiba-tiba muncul sebuah pulau yg dlm cerita dikenal dgn Pulau Halimun. Pulau Halimun konon menajubkan bagi para pelaut yg melintasi selat makasar, sebab kalau malam hilang yg terlihat hanya bayang-bayang kukusan awan mega raksasa yg terapung diatas laut dibawah bayang-bayang rembulan. Kemudian menjelang matahari terbit dan meninggi secara perlahan-lahan selimut awan mega menguap memunculkan Pulau yg indah dan elok.


Selasa, 22 Januari 2013

Pengecer  Bensin Kelumpang Barat Datangi DPRD

Pengecer Bensin Kelumpang Barat Datangi DPRD


GEMA - Meski telah mengantongi rekomendasi kecamatan, pengecer bensin di Kelumpang Barat mengeluh tidak lagi dilayani SPBU diwilayahnya . 

Akibatnya, dalam lima hari ini mereka tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang biasa mereka layani, yakni warga di pegunungan dan pinggiran sungai, kata perwakilan pengecer Khairudin. 

Untuk dapat dilayani kembali, pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengharuskan para pengecer memperlihatkan surat ijin dari Dinas Koperasi Perdagangan UKM dan Industri Kabupaten Kotabaru. 

“Sudah dua tahun usaha mengecer ini tidak ada masalah, kasihan warga pegunungan dan pinggiran sungai yang jauh dari SPBU yang bergantung dari kami guna memenuhi kebutuhan bensin untuk menjalankan kendaraan bermotor maupun genset penerangan listrik,” kilah Khairudin saat diterima Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru, Senin (21/1). 

Sementara Wakil Ketua Komisi II Muhammad Arif, SH bersama anggota Alamaturadiah dan Halomoan Manik, menyatakan untuk menindaklanjuti keluhan pengecer dan berjanji memanggil pihak terkait, termasuk SPBU-SPBU yang ada di Desa Serongga, Sido Mulyo, Cantung dan Magalau Hulu. 

Menurut Muhammad Arif, memang SPBU hanya melayani pengisian BBM untuk alat transportasi umum, tidak ada aturan melayani pengecer. Akan tetapi pada kenyataannya para pengecer juga telah memberikan sumbangsih dalam pendistribusian BBM hingga ke wilayah terpencil. 

Diharapkan dalam pertemuan yang difasilitasi DPRD Kabupaten Kotabaru, nantinya dapat dicapai kesepakatan bersama agar pengecer dapat menjalankan usahanya kembali melayani masyarakat di pelosok pedesaan







- Penulis : Humas Setwan - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online


  




Senin, 14 Januari 2013

Sekitar 40 orang Dapatkan SK Bupati

Sekitar 40 orang Dapatkan SK Bupati



GEMA - Ratusan orang berkumpul baik dari pejabat tinggi hingga kalangan bawah Pemerintah Daerah Kotabaru di gedung Paris Barantai Senin, (14/1) dalam acara pengukuhan forum Daerah Aliran Sungai (DAS).

Sekitar Empatpuluh orang dapatkan SK Bupati Kotabaru Irhami Ridjani untuk menangani masalah daerah aliran sungai di Bumi Saijaan.

Sambutan Bupati yang dibacakan oleh Setda Kotabaru Suriansyah "Kita harus menjaga dan melestarikan alam ini diantaranya aliran sungai untuk anak cucu dimasa mendatang, forum nantinya harus bisa memainkan peranannya dengan bekerjasama kepada instansi instansi yang lain".

Ketua umum Forum DAS adalah Kepala Dinas Kehutanan, ketua I Kepala BLHD, Ketua II Merkan (Ketua LSM formula), kabid rehabilitas hutan dan konstribusi lahan sebagai Sekretaris, Direktur Poltek sebagai wakil Sekretaris, Direktur PDAM sebagai bendahara, Kabid statlitbang bappeda sebagai wakil bendahara dan dibantu oleh anggota sesuai bidang masing masing. 






- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Perusahaan Harus Budayakan K 3

Perusahaan Harus Budayakan K 3



GEMA - Puluhan karyawan karyawati Perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Kotabaru ikuti peringatan hari keselamatan dan kesehatan kerja Nasional 2013 Senin, (14/1) di halaman Siringlaut.

Acara ini juga dihadiri oleh kepala skpd dan muspida, selaku inspektur upacara Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana.

Sambutan Menteri tenaga kerja dan transmigrasi RI Muhaimin Iskandar, yang di bacakan wakil bupati "Agar menjaga dan mencanangkan keselamatan kerja untuk menyadari juga membudayakan K 3 di setiap kegiatan usaha menuju masyarakat industri yang selamat".  






- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
 Pemegang e-KTP Wajib Verifikasi

Pemegang e-KTP Wajib Verifikasi



 GEMA - Fajri salah satu dari puluhan warga di lingkungan RT 09, RW 02, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Pulaulaut Utara, Kotabaru senang, setelah mendapatkan e-KTP.

Dia pun membubuhkan tandatangannya di kertas folio sebagai bukti pengambilan e-KTP itu.

"Akhirnya dapat KTP baru," ujarnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kotabaru, Gusti Fitriansyah mengimbau, masyarakat yang sudah mendapatkan e-KTP segera datang ke kantor kecamatan masing-masing.

Tujuannya adalah, karena pemegang e-KTP wajib melakukan verifikasi yakni dengan pengambilan sidik jari agar resmi tercatatan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai penduduk.

"Kalau tidak diverifikasi. e-KTP belum berfungsi. Tapi hanya sebagai kartu pengenal. Kalau sudah diverfikasi baru berlaku sebagai KTP karena namanya otomatis sudah tercatat," kata Fitriansyah.







- Penulis : Hanani - Editor : Syamsudin - Sumber :  Banjarmasin Post

Jumat, 11 Januari 2013

Sembilan Orang Satpam Dapat Penghargaan

Sembilan Orang Satpam Dapat Penghargaan


GEMA - Ratusan Satuan pengaman (Satpam) yang ada di Kabupaten Kotabaru peringati hari Satpam ke 32 Rabu, (9/1/13) di halaman Siringlaut dengan tema "Kita tingkatkan kompentensi dan profesionalisme satuan pengaman guna mewujudkan pengamanan swakarsa".

Selaku komandan upacara Kapolres Kotabaru AKBP Yudha Hermawan dalam sambutannya menyampaikan, kepolisian sebagai koordinator keseluruhan satuan pengamanan swakarsa untuk bekerjasama dengan baik.

Selain itu kapolres juga memberikan penghargaan kepada Sembilan orang Satpam terbaik yang ada di Bumi Saijaan dan pemotongan tumpeng yang diberikan kepada Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani.






- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online