Kamis, 29 November 2012

Ribuan Udang Mati, Sungai Tercemar Limbah

Ribuan Udang Mati, Sungai Tercemar Limbah



GEMA - Sungai Bakau Kecamatan Pamukan Utara bukan hanya digunakan warga untuk keperluan sehari hari namun juga sebagai mata pencarian, hal itu tidak lagi bisa dilakukan warga karena sudah tercemar limbah.

Bukan hanya dari pabrik kelapa sawit (PKS) Betung namun PKS Rantau pun cemari sungai Bakau hingga udang pun mati karena limbah tersebut yang di sinyalir mengandung zat kimia.

Kali Kedua bocornya saluran pembuangan limbah PKS  Rantau selama beroperasi di daerah ini membuat warga emosi soalnya pihak perusahaan PT. Minamas Plantasion sebelumnya mengakui adanya kebocoran saluran dan berjanji akan memperbaiki kebocoran saluran itu namun hal itu kembali terulang.

Warga yang bermukim dipinggiran sungai pun otomatis tidak bisa lagi menggunakan air sungai tersebut dan mata pencarian mereka pun mati, pasalnya ribuan udang yang ada di sungai Bakau ini mati terkena zat kimia.

Dari pagi hingga sore warga Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara disibukkan dengan menangkap ribuan udang yang muncul dan meloncat keluar dari dasar sungai.

Dikatakan salahsatu warga Bakau udin, kalau tidak ada tindakan pencegahan kemungkinan dalam Enam bulan kedepan tidak akan ada lagi udang yang menjadi sumber pendapatan bagi warga pinggiran sungai.

Hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan tidak bisa dihubungi, wargapun belum bertindak sehubungan masih menunggu camat dan kades yang masih berada diluar daerah.







- Penulis : Sabrudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Haji Kotabaru Rindu Kampung Halaman

Haji Kotabaru Rindu Kampung Halaman

 
GEMA - Selama Empatpuluh hari berada ditanah suci Mekkah dan Madinah akhirnya jamaah Haji Kabupaten Kotabaru kembali kekampung halaman, Rabu, (28/11) pagi.  

Sekian lama berpisah dengan keluarga untuk menunaikan rukun Islam yang Kelima akhirnya kembali berkumpul kembali bersama keluarga, rasa haru dan kegembiraan nampak terpancar di raut wajah para jamaah haji.

Sebelumnya pesawat Garuda Air yang membawa 322 orang jamaah haji kloter 14 bdj gabungan Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Banjar dan Kota Madya Banjarmasin ini mendarat dengan mulus walaupun dalam keadaan cuaca hujan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin.

Rombongan haji langsung diangkut dengan Bus Damri ke Asrama haji Banjarbaru untuk prosesi penyambutan dan administrasi.

Pemda Kabupaten Kotabaru melalui panitia pemberangkatan dan pemulangan haji menyediakan makanan sotobanjar untuk jamaah karena mereka lama tidak menikmati makanan khas banjar ini kata Asisten II Setda Kotabaru selaku Ketua Koordinasi tim haji.

Sekitar 34 orang jamaah yang ikut dalam rombongan pulang ke Kotabaru dan sisanya beristirahat di Banjarmasin karena dijemput oleh pihak keluarga.








- Penulis : Fadjeriansyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online