Kamis, 11 Oktober 2012

Si jago Merah Kembali Beraksi, Dua Buah Rumah Ludes

Si jago Merah Kembali Beraksi, Dua Buah Rumah Ludes


GEMA - Ditengah kesibukan warga dalam beraktifitas, si jago merah mengamuk dan membuat kepanikan warga Kelurahan Kotabaru Hulu Kecamatan Pulaulaut Utara, Kamis, (11/10/12).

Kobaran api mulai membesar sekitar pukul 15.30 Wita dan bisa dikuasai petugas pemadam kebakaran pemda Kotabaru dibantu dengan pemadam sukarela juga masyarakat.

Dalam waktu singkat dua buah rumah ludes jadi arang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib.








- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Usaha Pentol Di Kotabaru Maju Pesat

Usaha Pentol Di Kotabaru Maju Pesat


GEMA - Pentol merupakan salah satu makanan yang terbuat dari bahan ikan dan daging ini banyak digemari terutama anak-anak bahkan menjadi makanan favorit kawula muda.

Makanan yang berbentuk khas bulat ini banyak dijual di sepanjang kaki lima dan tempat keramaian bahkan Sekolah-sekolah, tak hanya anak-anak pentol pun digemari orang dewasa dengan rasanya yang kenyal dan gurih ditambah dengan saos khusus menjadikannya lebih lengkap.

M.Rian dan Siti Ni’ma salahsatu pasangan yang menggeluti usaha sebagai pedagang pentol selama 3 tahun ini sangat digemari banyak orang, pasalnya pentol hasil olahan mereka dengan bahan rempah rahasia keluarga membuat warga Saijaan ketagihan.

Usahanya ini dinamakan pentol aminah yang diambilnya dari nama anak mereka,
setiap hari Rian dan Ni’ma membawa lima ribu pentol daging,tiga ratus pentol ikan dan enam ratus pentol tahu. Dan harganya pun terjangkau baik pentol ikan dan daging Rp.1000 per biji sedangkan pentol tahu Rp.500 per biji. Tak ayal mereka pun meraup keuntungan Rp. 200 ribu setiap harinya.

Selain pentol juga tersedia minuman jus dan pelega dahaga lainnya, pentol aminah ini buka dari jam 4 sore sampai jam 10 malam, suasana yang nyaman dengan memandang laut sambil melihat matahari terbenam di taman siringlaut ini menjadi tempat tongkrongan warga saijaan bersama keluarga melepas lelah.

Salah satu pengunjung mengatakan”saya suka banget makan pentol aminah ini karena pentolnya maknyos beda dengan yang lain,malahan hampir setiap hari saya mampir kesini sama teman-teman saya sembari sambil menunggu matahari terbenam”. katanya.






- Penulis : Siti Aisyah - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Demo, Minta Undang-undang Agraria Direvisi

Demo, Minta Undang-undang Agraria Direvisi


GEMA -  Sekitar Tigapuluh orang warga Desa Batu Ampar Serongga Kecamatan Kelumpang Hilir diketuai oleh laskar Pulaulaut lakukan orasi di depan gedung DPRD Kotabaru persoalan sengketa lahan masyarakat dengan perusahaan, Rabu, (10/10).

Undang-undang agraria dirasakan warga Desa Batu Ampar Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru berpihak pada orang-arang yang berkepentingan saja sehingga mereka (pendemo) mendatangi wakil rakyat untuk meminta keadilan dan merevisi Undang-undang agraria tersebut sebab lahan yang mereka miliki sudah turun temurun.

Aksi para pendemo ini diterima anggota dewan yang diwakili oleh Faruk Syahdan, SH, dikatakan "Masalah sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan ini diharapkan masyarakat bersabar dulu, dan kami akan lakukan pendekatan terlebih dahulu terhadap perusahaan yang bersangkutan".

"Kami minta waktu Sepuluh hari dari sekarang untuk membahas masalah ini dan melaporkannya kepada ketua dewan, soalnya masyarakat tidak mempunyai surat menyuratnya untuk pegangan dan hanya sekedar menempati (menanami) lahan tersebut turun temurun dari orang tua mereka saja" jelas faruk.

Sedangkan warga Batu Ampar Kecamatan Kelumpang Hilir meminta ganti rugi sebesar 25 juta rupiah Satu hektarnya akan tetapi pihak perusahaan masih menunggu hasil laporan dari pusat namun sampai sekarang belum ada realisasinya, kata salah seorang pendemo.  






- Penulis : Amir Syarifudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online