Rabu, 08 Februari 2012

Warga Tionghoa Kotabaru Rayakan Cap Go Meh

Warga Tionghoa Kotabaru Rayakan Cap Go Meh



GEMA – Seperti pada tahun  sebelumnya warga tionghoa Kotabaru merayakan Cap Go Meh yaitu 15 hari setelah imlek (tahun baru cina), dimeriahkan dengan unjuk kebolehan tarian singa (barongsai)  Senin (6/2) malam di klenteng An Hwa Tian Kotabaru.

Cap Go Meh adalah hari ke-15 bulan pertama tahun Imlek (tahun baru cina), salah satu hari raya tradisional tionghoa, sehabis Cap Go Meh, maka berakhirlah seluruh perayaan Tahun Baru Imlek.

Sebelumnya warga keturunan tionghoa di Kotabaru melakukan iring iringan tarian singa dan naga oleh perkumpulan barongsai An Hwa Tian dibawah pimpinan Taufik, ketempat tinggal dan usaha warga keturunan tionghoa, hal ini diyakini bisa membawa keberuntungan dan pengusiran terhadap roh jahat.

Perayaan ini sudah turun temurun dilakukan  oleh warga keturunan tionghoa Kotabaru, bukan hanya itu mereka juga mengadakan makan bersama dengan sajian lontong sebagai ciri khas Cap Go Meh di klenteng (tempekong) An Hwa Tian di kawasan jalan H. Agussalim. ( fjr )



Bupati Buka MTQ ke 44 Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara

Bupati Buka MTQ ke 44 Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara


GEMA – Untuk menyebarluaskan siar Islam dan mencari bakat Qori Qoriah untuk mewakili kabupaten Kotabaru berlaga ditingkat Provinsi nanti, Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani membuka MTQ ke 44 Tingkat Kecamatan Pulaulaut Utara Sabtu(04/02) malam, dihalaman masjid Miftahul Janah desa Dirgahayu.
Dalam ajang MTQ kali ini diikuti oleh 10 Kelurahan/desa dari 21 Kelurahan/desa yang ada di Kecamatan Pulaulaut Utara, sebelumnya siang dilakukan pawai taarub keliling desa Dirgahayu kepada para kafilah.
Dalam sambutannya Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani mengatakan dengan adanya MTQ ini bisa melahirkan generasi muda yang gemar dan menyukai Al Quran, dengan  harapan kepada Kelurahan/desa yang tidak ikut berpartisivasi agar kedepannya bisa mengikuti lomba ini.
Untuk kekurangan dana bagi panitia penyelenggara MTQ ke 44, Irhami sumbang 6 juta dan 4 juta untuk masjid Miftahul Jannah. ( fjr )