Home » » Ribuan Udang Mati, Sungai Tercemar Limbah

Ribuan Udang Mati, Sungai Tercemar Limbah

Hak Cipta By : gemasaijaanonline Posting Hari : Kamis, 29 November 2012 Jam : 10:40:00 PM



GEMA - Sungai Bakau Kecamatan Pamukan Utara bukan hanya digunakan warga untuk keperluan sehari hari namun juga sebagai mata pencarian, hal itu tidak lagi bisa dilakukan warga karena sudah tercemar limbah.

Bukan hanya dari pabrik kelapa sawit (PKS) Betung namun PKS Rantau pun cemari sungai Bakau hingga udang pun mati karena limbah tersebut yang di sinyalir mengandung zat kimia.

Kali Kedua bocornya saluran pembuangan limbah PKS  Rantau selama beroperasi di daerah ini membuat warga emosi soalnya pihak perusahaan PT. Minamas Plantasion sebelumnya mengakui adanya kebocoran saluran dan berjanji akan memperbaiki kebocoran saluran itu namun hal itu kembali terulang.

Warga yang bermukim dipinggiran sungai pun otomatis tidak bisa lagi menggunakan air sungai tersebut dan mata pencarian mereka pun mati, pasalnya ribuan udang yang ada di sungai Bakau ini mati terkena zat kimia.

Dari pagi hingga sore warga Desa Bakau Kecamatan Pamukan Utara disibukkan dengan menangkap ribuan udang yang muncul dan meloncat keluar dari dasar sungai.

Dikatakan salahsatu warga Bakau udin, kalau tidak ada tindakan pencegahan kemungkinan dalam Enam bulan kedepan tidak akan ada lagi udang yang menjadi sumber pendapatan bagi warga pinggiran sungai.

Hingga berita ini diturunkan pihak perusahaan tidak bisa dihubungi, wargapun belum bertindak sehubungan masih menunggu camat dan kades yang masih berada diluar daerah.







- Penulis : Sabrudin - Editor : Rian - Sumber : Gema Saijaan Online
Share this article :

0 komentar:

SILAHKAN TINGGALKAN KOMENTAR ANDA DISINI

Komentar Anda Kami Anggap SPAM Bila Mengandung Unsur SARA, Pornografi, DLL ... !

Pilih Bahasa

 
Address : Jl.Jendral Sudirman No.82 Kabupaten Kotabaru
Telphone : 0812 5138 5020
Em@il : gemasaijaan@gmail.com
Website : www.gemasaijaanonline.info
Copyright © 2011-2016. Gema Saijaan Kotabaru Online - All Rights Reserved