Jumat, 11 November 2011

Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2011

Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2011

GEMA - Nilai kepahlawanan hendaknya dijadikan modal sosial dalam mengatasi berbagai masalah bangsa.

Pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya yang menjadi rangkaian perjuangan panjang, dengan pengorbanan luar biasa dari pendahulu negara, baik jiwa, raga maupun harta untuk merebut dan mempertahankan Republik Indonesia.

Peristiwa yang diperingati sebagai Hari Pahlawan tersebut, untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan atau pejuang, hendaknya juga diwujudkan dalam menumbuh kembangkan  nilai kepahlawanan sebagai modal sosial dalam mengatasi berbagai masalah bangsa, seperti kemiskinan, pengguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah sosial lainnya.

Demikian amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia DR. Salim Segaf Al jufri, MA yang dibacakan Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana, pada upacara bendera memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2011, Kamis (10/11) di halaman Kantor Bupati kotabaru.

Semangat kepahlawanan para pahlawan/ pejuang yang ditunjukkan dalam pertempuran 10 Nopember tersebut, hendaknya dapat dihayati dan menjadi insprasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dalam berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia, tambahnya.

Bertema “Dengan semangat kepahlawanan, kita bangun karakter bangsa,”, maka peringatan ini juga merupakan momentum untuk melestarikan dan mendayagunakan sikap dan perilaku rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih, berlandaskan kesetia kawanan sosial yang tinggi,. Sikap dan perilaku tersebut merupakan nilai budaya bangsa untuk membangun karakter bangsa berdasarkan Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata Salim Segaf Al Jufri.

Dengan terbangunnya karakter bangsa yang kuat dan kokoh, dapat dijadikan energi penggerak kemajuan bangsa, sehingga bangsa ini tidak terombng ambing dan kehilangan arah ditengah derasnya arus globalisasi, serta mampu menghadapi segala tantangan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar.

“Gelorakan semangat kepahlawanan dengan dilandasi nilai kesetia kawanan sosial yang tinggi, serta merapatkan barisan membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ajak Mensos, sehingga bangsa Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara lain dan keutuhan NKRI dapat terus terjaga.

Berjalan hidmat dan tertib, selaku komandan upacara Acep W dari Lanal Kotabaru, pembacaan UUD 1945 Sekwan Drs. H. Joni Anwar, MM, pesan-pesan pahlawan dan kata-kata mutiara Kadisdik Drs. H. Eko Suryadi WS, S.Ikom, MM. Dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kotabaru, veteran pejuang, anggota DPRD, organisasi pemuda dan masyarakat dan kepala SKPD. Sementara peserta upacara dari unsur TNI – Polri, Satpol PP, PNS, pelajar dan mahasiswa.

Dan turut dalam barisan upacara, peserta napak tilas dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan yang akan dilepas oleh Wakil Bupati Rudy Suryana, di lapangan Siring Laut sebagai garis start jelajah jejak pahlawan Kabupaten Kotabaru. (sfr)
Upacara Tabur bunga di Siring Laut

Upacara Tabur bunga di Siring Laut


GEMA - Usai upacara bendera, rangkaian peringatan Hari pahlawan dilanjutkan dengan melarungkan rangkaian bunga di Siring Laut.

Upacara tabur bunga dilaut, dipimpin Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Yudi Subiantoro, SIP, dihadiri Wakil Bupati Rudy Suryana, Sekda Drs. H. Suriansyah, unsur Forkopinda, anggota DPRD, perwakilan organisasi pemuda dan masyarakat serta para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kotabaru.

Dengan komandan upacara Acep W. dari Lanal Kotabaru, peserta upacara adalah dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, PNS,  organisasi kepemudaan, pelajar dan mahasiswa, mereka adalah peserta yang sama pada upacara bendera peringatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11).

Kemudian pelarungan rangkaian bunga dilakukan oleh inspektur upacara Yudi Subiantoro dan diikuti oleh unsur Forkopinda dengan menaburkan bunga, sehingga air laut Siring Laut seolah memerah, sebagai simbol darah para pahlawan atau pejuang dalam merebut dan mempertahankan Negara Kestuan republic Indonesia. (sfr)


                                                          
Wakil Bupati Lepas Napak Tilas Jejak Pahlawan

Wakil Bupati Lepas Napak Tilas Jejak Pahlawan



GEMA - Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana melepas peserta napak tilas jejak pahlawan Se Kalimantan Selatan.

Pelepasan berlangsung setelah sebelumnya semua peserta mengikuti puncak peringatan Hari Pahlawan di Siring Laut, Kamis (10/11). Satu persatu setiap regu melewati garis start yang secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Rudy Suryana bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Kotabaru.

Kepala Bidang Kepemudaaan pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru Ibrahim Mad, S.Sos mengatakan napak tilas diikuti sebanyak 170 orang remaja dan pemuda dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, terdiri dari peserta dan ofisial. Tiap regu napak tilas berjumlah 10 orang, 5 orang laki-laki dan 5 perempuan.

Sembari menjelajah beberapa wilayah pegunungan yang menjadi daerah perlawanan pahlawan Kotabaru terhadap penjajahan Belanda dan Jepang, peserta juga akan melaksanakan beragam kegiatan, yakni bakti sosial dan olah raga volleyball serta permainan tradisional seperti balogo, enggrang, tarik tambang dan bakiak.

“ Napak tilas jejak pahlawan ini berlangsung selama 3 hari dan akhir kegiatan dipusatkan di Posko SMAN 2 Stagen,” kata Ibrahim Mad.

Menyangkut rute napak tilas yang baru pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Kotabaru, Ibrahim Mad merincikan, hari pertama start di Siring Laut menuju jalan Sigam, Campa Jawa, Tirawan dan berhenti di Posko SDN Batuah 1 dan 2. Malam harinya, peserta bergerak lagi menuju Posko 2 SMPN 6 melalui jalan Bima, Salukayang dan Desa Mandin.

Keesokan harinya melaksanakan banti sosial di Pondok Pesantren Amal Muslim Mandin. Mengarah ke Posko terakhir SMAN2 Stagen, 14 regu kembali berjalan melintasi pegunungan, yaitu gulung Ulin, gunung Sari dan gunung Kerikil. Di Posko ini perserta mengikuti rangkaian kegiatan olahraga yang telah dikemas panitia dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotabaru. (sfr)