Jumat, 24 Juni 2011

Dua Buah Bangunan Ludes Dilahap Api

Dua Buah Bangunan Ludes Dilahap Api

GEMA – Masyarakat kembali di gegerkan dengan adanya si jago merah, dikala tertidur pulas sekitar pukul 2.30 dini hari tiba tiba kobaran api muncul di salah satu rumah warga Desa Batuah Jum’at (24/6/2011).

Kemunculan si jago merah dengan tiba tiba, membuat panik warga RT.6 Desa Batuah exs Makam Pahlawan, api meluas dengan cepat hingga dua buah bangunan ludes dilahap, “Rumah Warga dan Gedung Olah Raga Bulu Tangkis Batuah”.

Informasi dari warga sekitar bahwa api berasal dari rumah Pa Yoyot (alm) Mantan Kepala Desa Batuah, yang dihuni oleh 3 KK, “mereka hanya bisa menyelamatkan diri tanpa bisa membawa harta bendanya, karena api cepat membesar” dikatakan salah satu warga.

Pemadam kebakaran gabungan membelokir lokasi api, agar tidak menyebar luas kepemukiman, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya kerugian harta benda jutaan rupiah, sebab kejadian api masih dalam penyelidikan pihak yang berwajib. ( fjr )
Bupati Kotabaru Bersama Rombongan Lakukan Penanaman Bibit Pohon Meranti Putih

Bupati Kotabaru Bersama Rombongan Lakukan Penanaman Bibit Pohon Meranti Putih


GEMA – Bupati dan rombongan lakukan penanaman ribuan bibit pohon meranti putih di kawasan Desa Gunung Sari, Kamis (23/6/2011) bersamaan dengan peletakan batu pertama pembangunan bendungan di Gunung Bahalang.

Penanaman bibit pohon meranti putih melalui BLHD ( Badan Lingkungan Hidup Daerah ) Kotabaru, serempak dilakukan oleh Bupati Kotabaru, Kepala SKPD, Muspida, Perusahaan dan para undangan, terbagi dibeberapa lokasi di Gunung Bahalang yang sudah disiapkan.

Dalam wawancara dengan Wartawan Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani mengatakan, tujuan penanaman bibit pohon meranti putih ini untuk jangka panjang, karena meranti putih satu satunya di dunia yang ada di Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan, disamping itu juga untuk penghijauan.

Banyak keuntungan dengan pohon meranti putih ini kedepannya, dan bisa dipasarkan juga pengenalan melalui media internet kepada dunia luar. Nantinya akan disertifikasikan agar tidak diambil oleh pihak lain hak kepemilikannya “ ditambahkan Bupati “.  ( fjr )