Minggu, 25 Desember 2011

Menristek Kunjungi Desa Telaga Sari

Menristek Kunjungi Desa Telaga Sari



GEMA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gt. M. Hatta kunjungi Desa Telaga Sari Kecamatan kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan untuk melihat langsung pabrik Biodiesel, disambut dengan tarian Margapati bali dan di ajak menari bersama oleh seorang bocah Sabtu (24/12).

Untuk yang kedua kalinya di bulan Desember 2011 Kabupaten Kotabaru kedatangan menteri, sebelumnya Menteri Kehutanan dan sekarang kembali kedatangan  Menteri Riset dan Teknologi.


Pabrik Biodiesel yang di bangun di lahan seluas empat hektar, sejak tahun 2007 memakan dana 12 milliar belum berfungsi hingga sekarang, rupanya menarik perhatian  Menristek Gt. M. Hatta untuk melihat secara langsung keberadaan Pabrik Biodiesel ini. " Tujuan saya datang kemari untuk mengatasi sumbatan / kendala yang di hadapi di daerah" kata menristek.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mahyudiansyah,MAP mengatakan selama ini kendala yang dihadapi belum adanya fasilitas pendukung seperti aliran listrik, pengairan dan pipanisasi untuk Pabrik Bio Diesel, sehingga pabrik ini tidak bisa beroperasi selama empat tahun. Harapan dengan kedatangan Menristek pabrik ini bisa berfungsi.

Setelah peninjauan pabrik Biodiesel di Desa Telaga Sari Menristek langsung menuju ke sekolah SMPN1 Serongga untuk meresmikan gedung sekolah sumbangan PT. Smart dalam program CD/CSR nya. ( fjr ) 




    





Sabtu, 24 Desember 2011

Polair Kawal Rombongan Menristek

Polair Kawal Rombongan Menristek


Gema - KOTABARU - Tidak ada rintangan di jalan, rombongan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti M Hatta, tiba di Bandara Gusti Syamsir Alam, Stagen, Kotabaru pukul 10.30 Wita nanti.

Sesuai dijadwalkan, begitu tiba di bandra, rombongan langsung menuju Dermaga Pendaratan Pelelangan Ikan (PPI) untuk menyeberang ke Desa Telaga Sari, Kecamatan Kelumpang Hilir. Rombongan menggunakan speedboat PT Arutmin Indonesia untuk melihat Bio Diesel milik di desa tersebut.

Rombongan dikawal petugas Satpolair dan petugas lainnya.

"Sebelum rombongan tiba di dermaga PPI, kita sudah stanbai di sana," ujar Kaurbin Ops Polair Polres Kotabaru Ipda Sumari.

Sumber : (helriansyah/www.banjarmasinpost.co.id)

Jumat, 23 Desember 2011

Menteri Riset dan Teknologi Kunjungi Kotabaru

Menteri Riset dan Teknologi Kunjungi Kotabaru



GEMA - Kesibukan kembali terjadi di Kabupaten Kotabaru untuk menyambut kedatangan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti M Hatta, yang dijadwalkan pada Sabtu (24/12).

Rencananya Menristek akan melihat langsung lokasi rencana pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun sekaligus menyaksikan Bio Diesel yang ada di lokasi sekitar PT Smart, dan Ekspose dengan Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani di Ballroom Hotel Grand Surya Minggu (25/12). ( fjr )






Kamis, 22 Desember 2011

Hadapi Natal Dan Tahun Baru Operasi Lilin Dibentuk

Hadapi Natal Dan Tahun Baru Operasi Lilin Dibentuk



GEMA - Dalam kesiagaan pengamanan natal 2011 dan tahun baru 2012, pasukan operasi lilin dibentuk di Siring Laut Kotabaru Kamis(22/12), untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Seperti biasa jelang natal dan tahun baru Kepolisian Resort Kotabaru gelar pasukan lilin 2011 dengan gabungan personil dari Kepolisian,TNI AD, TNI AL, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran. Secara simbolis penyematan pita diberikan oleh Kapolres Kotabaru AKBP. Rosyanto Yudha Hermawan, S.IK, kepada perwakilan pasukan operasi lilin.

Sambutan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo melalui Kapolres Kotabaru mengatakan, "untuk terwujudnya rasa aman, keselamatan dan ketertiban bagi masyarakat dalam menjalankan natal dan tahun baru, pasukan diminta berada di pos pos daerah rawan dan jangan bersikap arogan baik untuk jalur darat, laut dan udara agar bisa bertindak tegas dan cepat". (fjr)





Kamis, 15 Desember 2011

Pelangsir langsung Kocar Kacir

Pelangsir langsung Kocar Kacir


Gema - KOTABARU - Puluhan pelangsir di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Berangas, berhamburan menyelamatkan diri dari penertiban yang dilakukan anggota Polres Kotabaru, Rabu (14/12).

Kedatangan puluhan anggota polisi yang mendadak, sontak membuat kaget dan takut jeriken mereka diangkut petugas.

"Kalau seperti ini lebih baik pulang ke rumah karena tidak bisa mengisi juga," ujar salah seorang pelangsir yang menolak menyebutkan namanya.

Polres melakukan penertiban untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM di SPBU menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sementara Kapolres Kotabaru AKBP Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan akan menindak anggotanya yang ikut melangsir BBM subsidi.

Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID

Rabu, 14 Desember 2011

Indocement Salurkan Modal Untuk UMKM

Indocement Salurkan Modal Untuk UMKM




GEMA - Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa binaan, PT ITP Tarjun bekerjasama dengan Bank Mandiri Selasa (13/12/2011) menyalurkan Kredit Modal Kerja untuk Usaha Menengah Kecil Mikro sebesar Rp 435 juta dan akan terus bertambah hingga plafon Rp 800 juta untuk UMKM sekitar Indocement Pabrik Tarjun.

Manager Prog.Kemitraan & Bilik Bank Mandiri Banjarmasin, Aries Kuncoro menyatakan “Kami dengan Indocement sudah lama menjalin hubungan kerjasama saling menunjang dalam pengembangan program-program CSR dan salah satu bentuk kerjasama yg sudah terjalin lama adalah pemberian bantuan permodalan bagi masyarakat sekitar pabrik Indocement yang memiliki Usaha Kecil atau Usaha Mikro dalam bentuk dana kredit dengan bersubsidi yang relative sangat murah yakni 6 % pertahun”

Dengan dana Rp 4,5 Milliar yang ditujukan untuk Masyarakat sekitar pabrik Indocement di Indonesia seperti Pabrik Citereup Bogor, Pabrik Cirebon, Bandung, Banten, Lombok Mataram & Tarjun Kalsel. Khusus untuk Pabrik Tarjun Kotabaru-Kalsel telah dialokasikan dana sebesar Rp 800 juta.

Sejak tahun 2009 yang lalu para UKM telah mengambalikan pinjaman dengan lancar dan tepat waktu karena sejak awal Indocement telah melakukan survey dan seleksi sehingga UKM yang menerima betul-betul memiliki potensi yang baik namun terkendala modal usaha. Kedepannya kami berharap bisa terus dilaksanakan secara continue mengingat kualitas pemberian kredit ini kami nilai sudah sangat bagus sehingga system yang diterapkan Indocement bisa dipertahankan dimasa akan datang, andaikan ada kendala pengembalian kredit maka Bank Mandiri akan melakukan Penelitian dan pendekatan persuasive kepada UKM guna mengetahui kendala yang dialaminya, Perpanjangan dan Pelatihan Manajerial yang sederhana”, lanjut Aries.

Mukirah, salah satu Penerima Kredit Modal Kerja menyampaikan “Usaha saya memiliki potensi yang bagus, namun masih kurang Modal Usaha dan berharap Indocement dapat membantu kami dengan menyalurkan Kredit modal Kerja agar Usaha kami dapat berkembang lebih baik lagi”.

Sedangkan SSECSR Dept Head Indocement Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan ”Sebagaimana Visi & Misi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, bahwa Turut Membangun Kehidupan Yg Lebih Bermutu, dalam hal ini Perusahaan melalui Pilar Pembangunan Ekonomi ingin Memajukan Ekonomi Masyarakat Pedesaan sekitar Perusahaan, khususnya Ekonomi yang Berkaitan dengan Usaha Menengah Kecil/ Mikro sehingga Pemberian Pinjaman Modal kepada Masyarakat yg Bekerjasama dengan Bank dan dengan Bunga yg Rendah itu nantinya dapat dirasakan manfaatnya. Kegiatan ini dimulai sejak 16 Desember 2009 hingga tahun 2011 ini, yang menerima Pinjaman Kredit Modal Kerja sebanyak 22 UMKM, diantaranya : Warga Desa Tarjun, Warga Desa Serongga, Warga Desa Pulau Panci Kec. Kelumpang Hilir dan Warga Desa Sidomulyo, Warga Desa Sungai Kupang Kec. Kelumpang Hulu.

Adapun jenis Usahanya Beragam, Yaitu : Pedagang Makanan, Kelontongan, Pedagang BBM, Toko Sembako, Toko Pakaian, Toko Bangunan dan Material, Elektronik, Bengkel & Pengadaan Spare Part, Warung dan Rumah Makan.

“Kegiatan ini termasuk Pilar Pembangunan Ekonomi atau salahsatu dari 5 Pilar Pembangunan yg menjadi Sektor Prioritas yg merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement dan Perusahaan berharap adanya Peningkatan Perekonomian dimasyarakat sekitar, Semoga Keberadaan Pabrik Tiga Roda didaerah ini dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat”, tambah Teguh.

Dalam waktu yang sama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun juga menyerahkan bantuan 1 (satu) Unit Ruang kelas untuk Sekolah Dasar Negeri 1 Langadai Kec.Kelumpang Hilir Kab. Kotabaru. (gus/fjr)

Selasa, 13 Desember 2011

Menteri Kehutanan Kunjungi Tanaman Meranti Putih

Menteri Kehutanan Kunjungi Tanaman Meranti Putih


GEMA – Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan berkunjung ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan untuk meninjau dan melihat secara langsung tanaman meranti putih di Desa Sebelimbingan Pulaulaut Utara Rabu (7/12).

Kedatangan rombongan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini menggunakan pesawat Susi Air di Bandara Gusti Syamsir Alam Stagen, disambut Bupati Kotabaru Irhami Ridjani beserta Wakil Rudy Suryana serta pejabat Pemerintah Kotabaru, dan disuguhi dengan tarian Radap Rahayu yang dipersembahkan oleh Sanggar Tari Pusaka Saijaan.

Gubernur Kalsel Rudy Ariffin bersama Kapolda Kalsel Brigjen Syafruddin dan rombongan beberapa menit menyusul kedatangannya di Bandara Gusti Syamsir Alam menggunakan Heli, karena pesawat yang membawa rombangan Menteri Kehutanan tidak mencukupi.

Setelah beristirahat beberapa saat dengan jamuan makan rencananya rombongan Menhut terlebih dahulu menuju lokasi Tanjung Ayun, tetapi karena padatnya jadwal langsung menuju lokasi Sebelimbingan.

Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan dalam sambutannya Mengatakan bahwa sangat mendukung rencana Bupati Kotabaru Irhami Ridjani menjadikan tanaman meranti putih ini sebagai hutan lindung dan penelitian, hal ini akan menarik perhatian dunia bahkan manca negara nantinya.

”Saya merasa adem dan nyaman berada dibawah pepohonan ini, nantinya juga ditambahkan tanaman buah buahan agar binatang yang menghuni hutan ini lebih banyak lagi sehingga bisa dijadikan tempat wisata”. tambah Menhut.

Sebelum melakukan penanaman bibit pohon meranti putih menhut Zulkifli Hasan terlebih dulu berdialog dengan para petani setempat, hingga kembali bertolak ke Jakarta. (fjr)




Manasik Haji TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara

Manasik Haji TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara



GEMA - Bertempat di Masjid Agung Husnul Khatimah, Sabtu (10/12), berlangsung tata cara menunaikan ibadah haji untuk anak-anak dari pendidikan prasekolah.

Mempraktekkan perjalanan jamaah haji menuju tanah suci Mekkah hingga kembali ke tanah air Indonesia, anak-anak terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), dimana masing-masing kloter didampingi dua orang guru pendamping.

Dimulai dari membaca niat haji saat pelepasan di embarkasi, calon jamaah haji cilik ini diterbangkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Arab Saudi. Teratur berjalan berkelompok dengan kedua tangan memegang pundak teman dimukanya, mereka melakukan tawaf sebangak tiga kali.  Usai tawaf minum air sumur Zam-zam.

Beberapa tempat juga harus dilalui anak-anak yang jadi rute di halaman masjid, yakni berlari-lari kecil (sai) dari bukit Safa ke Marwah, wukuf di Arofah, mengambil batu kecil di Muzdalifah untuk dilontarkan di 3 tempat (Ula, Usta, dan Aqobah). Kemudian mencukur rambut (tahalul), berkurban, dan kembali ke tempat pelepasan jamaah untuk melakukan tawaf wada’.

Tak ingin moment penting anaknya berlalu begitu saja, sebagian orangtua mengabadikan manasik haji yang diikuti anaknya menggunakan kamera dan handycam. Demikian pula panitia pelaksana menyiapkan fotografer untuk foto bersama.

Dikatakan Normila, bagaimana cara melaksanakan rukun Islam kelima bagi kaum muslimin, atau lebih popular dengan istilah manasik haji ini, diikuti anak sebanyak 371 orang didampingii 38 guru dari 8 TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara.

Meskipun tidak selengkap manasik haji orang dewasa, Normila selaku panitia penyelenggara  menambahkan bahwa manasiik haji versi anak-anak itu ditujukan untuk mengenalkan rukun Islam kelima ini sedini mungkin, melatih kemandirian serta mempererat jalinan silatirahmi diantara TK/RA/BA di Kecamatan Pulaulaut Utara.

Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Pemerintahan Setda Kotabaru Drs. Selamat Riyadi, menyatakan bahwa pendidikan agama Islam yang ditanamkan sejak usia dini sangatlah penting, sejalan dengan perkembangan fisik dan mental, serta kemampuan mengingat anak masih kuat.

“Kegiatan manasik haji ini sangat positif, karena penyerapan pendidikan pada saat kecil sangat berkesan dan mudah dicerna anak-anak,” tambah bupati.

Dia juga berpesan agar anak-anak selalu ditanamkan sikap disiplin, patuh pada orangtua dan guru, serta menjalankan tuntunan agama. (sfr)

Sabtu, 10 Desember 2011

BKPRMI Kotabaru Wisuda 358 Santri/ Wati

BKPRMI Kotabaru Wisuda 358 Santri/ Wati


GEMA - Untuk yang ke 24 kalinya BKPRMI Kotabaru mewisuda 538 Santri/wati TK.Al Qur'an selasa (6/12) di gedung Mahligai. Wisuda ini gabungan dari 5 Kecamatan yaitu P.Laut Utara,Kel.Hulu,Kel.Hilir,Kel.Selatan dan P.Laut Barat. Pembukaan dilakukan oleh Ibu Bupati Hj. Sri Maria Ningsih Irhami disaksikan oleh Sekretaris Nasional Lpp. TKA Pusat Hj.Ririn Cahyuningsih,S.Pd.M.Pd,ketua umum Dpw BKPRMI Kalsel Drs.A.Riskon,M.Pd,ketua MUI Kotabaru KH.Muhtar Mustajab dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Rencananya pada tahun 2012 yang akan datang BKPRMI Provinsi akan mengadakan Wisuda Santri/wati TK.Al Qur'an sekalsel di Banjarmasin. (mir/fjr)

Kamis, 08 Desember 2011

Pemkab Berikan Bantuan Alat Bagi Usaha Kecil dan Menengah

Pemkab Berikan Bantuan Alat Bagi Usaha Kecil dan Menengah



GEMA - Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Industri, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan bantuan alat bagi pengusaha kecil dan menengah.

Sebagai sarana pendukung kerja, peralatan tersebut berupa perangkat untuk pengolahan ikan bandang, kerajinan bordir, press kemasan, pengrajin logam, pengadon, pengayak serta peralatan tukang, diberikan kepada 20 orang pengusaha/ pengrajin dan 2 kelompok usaha dari Kecamatan Pulaulaut Utara, Pulaulaut Timur, Pulau Sebuku dan Kecamatan Pamukan Selatan. Mereka adalah pengusaha/ pengrajin bergerak dalam usaha amplang, keripik, kerupuk, rempeyek, kerajinan perak dan sabut kelapa serta pertukangan kayu.

 Peralatan secara simbolis diserahkan oleh Ketua DPRD H. Alpidri Supian Noor, ST, MAP, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Industri Drs. Mahyudiansyah, MAP dan Kabid UKM Drs. H. Ahmad Kusairin, M.Si, berlangsung di Kantor dinas setempat, Senin (5/14).

Mahyudiansyah menjelaskan bahwa para pengusaha atau pengrajin yang mendapatkan peralatan kerja ini sebelumnya telah mendapat pelatihan di sentra produksi di Pulau Jawa, sesuai bidang usaha yang digelutinya.

“Bantuan yang diberikan ini sudah cukup baik, dibandingkan peralatan yang digunakan ditempat pelatihan, dan seharusnya akan lebih baik lagi hasilnya,” kata Mahyudiansyah yang mengharapkan para pengusaha/ pengrajin dapat meningkatkan produktivitas usaha, baik kuantitas maupun kualitas, minimal bisa bersaing dengan usaha sejenis, dan pada akhirnya akan dapat mengangkat pendapatan usaha.

Diungkapkan Mahyudiansyah, bahwa banyak program pemerintah dalam bentuk skim kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha untuk memperkuat pembiayaan dalam rangka pengembangkan usaha, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kredit pembiayaan bidang UKM lainnya.

Sementara Ketua DPRD H. Alpidri Supian Noor yang berkomitmen memperjuangkan ekonomi pro rakyat, menginginkan sektor UKM di Kabupaten Kotabaru lebih maju dari daerah lainnya.

Sektor UKM dan industri ini sangat peru dikembangkan pemerintah daerah melalui berbagai terobosan dari dinas terkait, karena pembangunan daerah ini tidak mungkin hanya ditopang dari eksploitasi sumber daya alam yang sangat terbatas dan suatu saat akan habis.

“Adanya pelatihan serta memberikan bantuan alat ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap UKM, untuk itu manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya guna mendukung upaya peningkatan usaha” kata Ketua DPRD yang akrab dipanggil Yayan.

Dia juga berpesan kepada penerima peralatan agar selalu memupuk dan mempertajam jiwa kewirausaaan/ entrepreneurship, pengusaha yang kreatif, inovatif, kompetitif dan dapat membaca peluang usaha.

“Jangan hanya jadi penonton didaerah sendiri dan kalau orang lain bisa kenapa kita tidak bisa,” kata Yayan mendorong semangat pengusaha/ pengrajin, ditengah serbuan beragam produk luar daerah. (sfr)
Ari Rizky dan Larasati Duta Wisata Saijaan 2011

Ari Rizky dan Larasati Duta Wisata Saijaan 2011




GEMA - Ari Rizky Novardi dan Larasati Pranidasari terpilih menjadi Duta Wisata Saijaan 2011 dan berhak mewakili Kotabaru pada ajang Pemilihan Nanang dan Galuh Kalsel 2012.

Yuses Epip Henas dan Astri Afriani juga turut mewakili Kotabaru pada ajang yang sama setelah menempati  urutan kedua atau sebagai runner up pertama.

Dalam grand final pemilihan duta wisata saijaan, Minggu (4/12), penantian siapakah diantara mereka yang terpilih, membuat ketegangan sejenak bagi dua pasangan maupun pengunjung yang sebagian besar juga pendukung para finalis, di Dewan Kesenian Kabupaten Siring Laut tempat kegiatan berlangsung.

Hal ini disebabkan, pemenang ditentukan dari rangkaian bunga yang akan diserahkan oleh Nazlul dan Rosi, pasangan duta wisata saijaan tahun lalu. Beberapa kali mereka mengelilingi dua pasangan sebelum menyerahkannya kepada pelajar SMAN 2 Stagen Ari Rizky Novardi dan Larasati Pranidasari pelajar SMAN 1 Kotabaru.

Sebelum pengumuman pemenang, para finalis melakukan aksi performance dan sesi tanya jawab dengan dewan juri yang diketuai H. Mahmud Dimyati, S. Sos. Satu peserta satu pertanyaan tentang etika, kebudayaan, kesenian, pariwisata, tata pemerintahan dan bahasa Inggris.

Pemenang menerima kalungan kain selempang, piala dan piagam penghargaan dari panitia. Untuk duta wisata secara khusus diserahkan oleh Hj. Sri Maria Ningsih Irhami Ridjani, kemudian runner up pertama oleh Asisten Pemerintahan Drs. H. Selamat Riyadi.

Berturut-turut menyerahkan tanda penghargaan Sekretaris Disporabudpar M. Husin, S. Sos kepada runner up dua Rizki Nurbandi dan Bening Lestari Kusuma Rafik, kemudian para dewan juri kepada runner up tiga Danil Abidin dan nurul Fitria, runner up empat Rahadian Wirandi dan Vibriany Putri, serta runner up lima Khalid Sabirin dan Halimatus Sa’diah.

H. Selamat Riyadi dalam amanatnya mewakili bupati, meminta duta wisata dan runner up yang terpilih mengikuti Nanang dan Galuh Banjar nantinya agar mempersiapkan diri, dengan menambah pengetahuan sesuai tuntutan sebagai duta wisata Kalsel, terutama tentang kepariwisataan baik lokal, regional maupun nasional.

Sementara Firhansyah selaku panitia pelaksana melaporkan, bahwa banyak aspek yang dinilai dewan juri.  Penilaian dimulai dari prakualifikasi, penyisihan, masa karantina dan grand final, dimana etika dan sopan santun menjadi kriteria utamanya. (sfr)
Pemilihan Duta Wisata Saijaan 2011 Dimulai

Pemilihan Duta Wisata Saijaan 2011 Dimulai


GEMA - Ajang pemilihan sepasang remaja yang akan menjadi duta wisata Saijaan tahun ini mulai digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotabaru.

Ditujukan untuk membentuk remaja yang berkepribadian, cerdas, beretika dan jujur, 64 orang remaja kalangan pelajar, mahasiswa dan umum, terdiri dari 28 putra dan 36 putri bersaing untuk terpilih menjadi 6 pasangan putra dan putri yang akan maju dalam grand final pada Minggu malam (4/14) di Siring Laut.

“Enam pasang Nanang dan Galuh hasil kualifikasi selanjutnya dikarantina selama tiga hari di Hotel Grand Surya untuk mendapatkan pembekalan mengenai etika, tata pemerintahan, kesenian, kebudayaan, kepariwisataan serta kemampuan berbahasa Inggris,” kata Nanang Taufik Akbar Yudha selaku panitia pelaksana melaporkan saat pembukaan, Kamis (1/12) di gedung Ratu Intan.

Dua hari sebelumnya, para peserta juga telah melalui tahap prakualifikasi, yakni out bond di obyek wisata Pantai gedambaan dan test tertulis.

Asisten Pemerintahan Drs. H. Selamat Riyadi mewakili Bupati Kotabaru membuka resmi seleksi menyatakan apresiasinya terhadap agenda tahunan pemilihan duta wisata Saijaan dari Disporabudpar. Apalagi tahun lalu telah menunjukkan prestasi dalam ajang yang sama ditingkat provinsi Kalimantan Selatan, maka diharapkannya agar prestasi tersebut dapat diukir kembali pada tahun ini.

Melalui ajang ini merupakan kesempatan yang berharga bagi generasi muda penerus pembangunan di Bumi Saijaan, selain menunjukkan penampilan terbaiknya dalam penilaian dewan juri, juga tak kalah penting adalah pengetahuan yang didapat dalam proses pembelajaran yang diberikan panitia, penyelenggara dan nara sumber, nantinya menjadi bekal yang berguna bagi para peserta dalam kehidupannya.

Tanpa dipungut biaya, pemenang dan runner up pertama pemilihan duta wisata Saijaan ini, akan mewakili Kabupaten Kotabaru dalam pemilihan duta wisata Kalsel, dimana pada tahun lalu, telah meraih juara pertama dan runner up pertama Nanang dan Galuh diajang tingkat provinsi.

Dewan juri adalah Ketua H. Mahmud Dimyati, S.Sos, beranggotakan Firhansyah, Misdamayanti, S.Pd, Asni, H. Anhar Rozi, S.Sos, M.Si dan H. Nur Zazin, MA. (sfr)
13 Orang Anak Di Sunat Secara Massal

13 Orang Anak Di Sunat Secara Massal



GEMA – Dari 5 Desa yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara 13 Orang anak yang kurang mampu dapat pelayanan sunatan massal secara gratis oleh DIKLATPIM IV Angkatan 13 bekerjasama dengan RSUD Kotabaru.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap angkatan Pendidikan Pelatihan Pimpinan (DIKLATPIM) di pemerintahan Kotabaru, tetapi karena keterbatasan dana program ini hanya berjalan diseputaran Ibu Kota Kotabaru saja.

Ketua Panitia DIKLATPIM IV Angkatan 13 Gt. Abdul Wahid mengatakan selain sunatan massal bhakti sosial yang lain juga mereka gelar dengan melakukan gotong royong di beberapa kawasan, peserta Diklat angkatan 13 ini berjumlah 40 orang terdiri dari Laki laki 30 orang dan Perempuan 10 orang.

Sunatan Massal ini bekerjasama dengan pihak RSUD Kotabaru, dan  13 orang anak yang disunat  dilakukan oleh 4 dokter yaitu dr. Iqbal, dr. Mansyah, dr. H. Ruslan dan dr. Maman.

Bagian Humas DIKLATPIM IV angkatan 13 tahun 2011 Darton menjelaskan sunatan massal ini adalah salah satu program bhakti sosial Diklatpim untuk membantu warga yang kurang mampu dengan target 20 orang anak, diharapkan kedepannya program seperti ini lebih baik lagi tambah Darton.

Selain mendapatkan obat obatan para peserta Sunatan Massal diberikan bingkisan berupa sarung, baju koko, peci dan yang lainnya, kegembiraan terlihat diwajah para orang tua karena merasa terbantu dengan adanya program ini. ( Fjr )    

Minggu, 04 Desember 2011

Satlantas Gelar Operasi Zebra Intan

Satlantas Gelar Operasi Zebra Intan



Gema - Kotabaru  - Sejak Senin (28/11), Satlantas Kotabaru telah menggelar Operasi Zebra Intan terhadap pengendara kendaraan roda dua.

Pada operasi hari kedua, Selasa (29/11), petugas telah menjaring sedikitnya 62 buah kendaraan roda dua karena melakukan pelanggaran.

Dari jumlah tersebut, 33 buah kendaraan ditilang karena tidak dilengkapi surat-surat. Sedang 29 pelanggaran lainnya hanya penahanan SIM dan STNK karena kendaraan tidak dilengkapi pion.

Kasat Lantas Polres Kotabaru Didik Subiyakto mengatakan, operasi Zebra Intan dilakukan mulai 28 Nopember hingga 12 Desember dalam rangka penindakan.

"Operasi juga dalam rangka Cipta Kondisi menyambut Natal dan Tahun Baru. Tidak hanya masyarakat, kepada anggota juga dilakukan penindakan. Operasi dilakukan oleh Propam," ujarnya.


Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID (helriansyah)