Poltek Wisuda Ahli Madya Pertama Terakreditasi


Baca Juga




GEMA - Sejak berdiri tahun 2003, pada wisuda IV Diploma III Politeknik Kotabaru meluluskan dengan predikat ahli madya pertama yang terakreditasi BAN.

Wisuda IV tahun akademik 2011/2012 meluluskan 103 wisudawan terdiri dari 26 orang dari jurusan teknis mesin, 21 teknik listrik dan 20 teknik sipil, serta lulusan terbanyak 36 orang dari administrasi bisnis.

Politeknik Kotabaru yang sekarang memiliki 4 jurusan ini terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan mengembangkan kualitas dosen serta kelembagaannya, termasuk juga menjalin kerjasama dengan perusahaan besar seperti PT. Arutmin dan PT. ITP Tarjun. Para mahasiswa telah diberikan kesempatan magang secara rutin di perusahaan untuk melakukan praktek industry. Program Poltek terbaru adalah kerjasama dengan PT. Smart Tbk melaksanakan program bea siswa jaminan kerja.

“Dari 103 wisudawan wisudawati, tercatat 51 orang telah direkrut perusahaan dalam posisi foreman yunior, tiga diantaranya merupakan lulusan dari bea siswa PT. Smart,” demikian kata Direktur Poltek Kotabaru Irfan, ST dalam rapat senat terbuka wisuda IV Diploma III Politeknik Kotabaru, Rabu (21/9) berlangsung di Paris Barantai.

Sangat istimewa dalam wisuda Poltek kali ini, orasi ilmiah disampaikan oleh putra Pulaulaut yang sekarang berada di lingkungan kepresidenan Susilo Bambang Yudoyono sebagai staf ahli khusus bidang hukum dan dosen Universitas Gajah Mada DR. Denny Indrayana, SH, LLM, Ph.D.
Dia menyerukan bahwa di alam demokratisasi dan reformasi ini hendaknya kita bersikap selalu optimis dengan pencapaian yang realisitis dan menghindari sikap pesimistis yang berujung pada timbulnya keresahan dan kemunduran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hadir dalam prosesi wisuda, Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani, Ketua DPRD Alpidri Supian Noor, unsur Forkopinda, pimpinan SKPD, orangtua wisudawan dan segenap civitas akademika Poltek.
Bupati H. Irhami dalam arahannya menyampaikan bahwa menyandang gelar diploma bukan berarti akhir dari proses pembelajaran, namun menjadi titik awal dari suatu tanggung jawab, baik kepada diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun kepada daerah, bangsa dan negara.

“Seorang ahli madya teknik dalam menjalankan tugas sarat dengan tantangan seperti perubahan dinamika kependudukan, perubahan ekologi dan lingkungan, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta globalisasi dan demokratisasi,” kata Irhami sembari mengingatkan untuk bersyukur karena masih banyak diantara masyarakat Kotabaru yang hanya mampu mengenyam sampai pendidikan  menengah. (sfr)


Share on Google Plus

Tentang gemasaijaanonline

Gema Saijaan Online memberikan informasi seputar Kabupaten Kotabaru untuk ikut mencerdaskan anak bangsa

0 Comments :

Posting Komentar