ITP TARJUN GELAR TRAINING PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)


Baca Juga


Sebanyak 116 pekerja, yang mewakili 23 perusahaan kontraktor lokal, mengikuti pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) di Desa Tarjun, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru.

Training K3 untuk non-skill ini digelar di Club House Indocement selama empat hari dengan delapan instruktur, termasuk dokter medis perusahaan, yang menyampaikan beberapa materi K3. Di antaranya Undang-Undang K3, Surat Izin Kerja Kontraktor, Surat Izin Kerja Berbahaya, Safety Golden Roll, House Keeping, Alat Pengaman Diri, Keselamatan Berkendara, Kebakaran, Kesehatan Kerja, Lingkungan Hidup, Security dan Corporate Social Responsibility.

Adapun perusahaan kontraktor lokal sekitar perusahaan yang mengikuti pelatihan ini, yakni PT Tarjun Jaya A, CV Cahaya Tarjun, CV Rahmat, CV Rakatama Raya, CV Jaya Massewae, CV Bumi Pelangi, CV  Kalimantan Jaya, CV Wangsa, CV Hidup Baru, CV Mubarak, CV Borneo Stell Jaya, CV Borneo Steel.

Kemudian, CV Fadillah Raya, CV Darmoga Raya, CV Tri Aggara Poetra, CV Giant Tirta Utama, CV Eka Prasetya, CV Mulia Kontruksindo, CV Harapan, CV Bali Kasturi, CV Linggau Jaya, CV] Reka Graha Tama dan CV Duta Karya Teknik

Salah seorang peserta dari CV Mulia Kontruksindo, Sayyid Abdillah Hasan Hamzah Assegaf, menilai, training K3 ini sangat bagus dan bermanfaat untuk para pekerja agar mereka mengetahui benar-benar arti keselamatan dalam bekerja dan kesehatan kerja.

‘’Para pekerja diberikan alat pengaman diri yang sesuai standar yang ditetapkan PT Indocement.  Training K3 ini telah menjadikan kita para pekerja tahu apa yang semestinya dilakukan oleh pemberi kerja, berkenaan dengan job-job yang diberikan. Di antaranya pekerjaan rutin berupa cleaning area, juga pekerjaan sipil serta pengelasan,paparnya.

Sayyid  berharap agar Training K3 ini tidak berhenti sampai di sini. Tetapi, terus dilaksanakan agar para pekerja yang baru juga dapat mengetahuinya. ‘’Setidaknya diadakan setiap enam bulan sekali agar para pekerja yang lama tidak lupa K3 dan yang baru turut mengetahuinya, ujarnya.

Ketua Penyelenggara Training K3 sekaligus Kepala Safety Indocement Tarjun, Isra Mulyadi mengatakan, manfaat Training K3, pertama adalah sosialiasi. Agar para pekerja tahu betapa pentingnya K3 dan dasar-dasar hukumnya, terutama para pekerja nonskill. Kedua, kontraktor lokal, yang merupakan warga sekitar operasional perusahaan, ditingkatkan SDM-nya. ‘’Hal ini berkenaan pula dengan CSR Perusahaan,’’ katanya. Terakhir, adalah Pemenuhan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang K3”.

“Untuk penanganan pertama emergency. bilamana terjadi kecelakaan baik untuk karyawan Indocement sendiri maupun pekerja lainnya, Indocement memiliki Klinik yang telah memenuhi standar perundang-undangan yang beroperasi aktif selama 24 jam, lengkap dengan ambulance yang siap kapan saja digunakan serta sarana-prasaran lainnya” Isra menerangkan.dya

Share on Google Plus

Tentang gemasaijaanonline

Gema Saijaan Online memberikan informasi seputar Kabupaten Kotabaru untuk ikut mencerdaskan anak bangsa

0 Comments :

Posting Komentar