Minggu, 25 Desember 2011

Menristek Kunjungi Desa Telaga Sari

Menristek Kunjungi Desa Telaga Sari



GEMA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gt. M. Hatta kunjungi Desa Telaga Sari Kecamatan kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan untuk melihat langsung pabrik Biodiesel, disambut dengan tarian Margapati bali dan di ajak menari bersama oleh seorang bocah Sabtu (24/12).

Untuk yang kedua kalinya di bulan Desember 2011 Kabupaten Kotabaru kedatangan menteri, sebelumnya Menteri Kehutanan dan sekarang kembali kedatangan  Menteri Riset dan Teknologi.


Pabrik Biodiesel yang di bangun di lahan seluas empat hektar, sejak tahun 2007 memakan dana 12 milliar belum berfungsi hingga sekarang, rupanya menarik perhatian  Menristek Gt. M. Hatta untuk melihat secara langsung keberadaan Pabrik Biodiesel ini. " Tujuan saya datang kemari untuk mengatasi sumbatan / kendala yang di hadapi di daerah" kata menristek.


Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mahyudiansyah,MAP mengatakan selama ini kendala yang dihadapi belum adanya fasilitas pendukung seperti aliran listrik, pengairan dan pipanisasi untuk Pabrik Bio Diesel, sehingga pabrik ini tidak bisa beroperasi selama empat tahun. Harapan dengan kedatangan Menristek pabrik ini bisa berfungsi.

Setelah peninjauan pabrik Biodiesel di Desa Telaga Sari Menristek langsung menuju ke sekolah SMPN1 Serongga untuk meresmikan gedung sekolah sumbangan PT. Smart dalam program CD/CSR nya. ( fjr ) 




    





Sabtu, 24 Desember 2011

Polair Kawal Rombongan Menristek

Polair Kawal Rombongan Menristek


Gema - KOTABARU - Tidak ada rintangan di jalan, rombongan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti M Hatta, tiba di Bandara Gusti Syamsir Alam, Stagen, Kotabaru pukul 10.30 Wita nanti.

Sesuai dijadwalkan, begitu tiba di bandra, rombongan langsung menuju Dermaga Pendaratan Pelelangan Ikan (PPI) untuk menyeberang ke Desa Telaga Sari, Kecamatan Kelumpang Hilir. Rombongan menggunakan speedboat PT Arutmin Indonesia untuk melihat Bio Diesel milik di desa tersebut.

Rombongan dikawal petugas Satpolair dan petugas lainnya.

"Sebelum rombongan tiba di dermaga PPI, kita sudah stanbai di sana," ujar Kaurbin Ops Polair Polres Kotabaru Ipda Sumari.

Sumber : (helriansyah/www.banjarmasinpost.co.id)

Jumat, 23 Desember 2011

Menteri Riset dan Teknologi Kunjungi Kotabaru

Menteri Riset dan Teknologi Kunjungi Kotabaru



GEMA - Kesibukan kembali terjadi di Kabupaten Kotabaru untuk menyambut kedatangan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti M Hatta, yang dijadwalkan pada Sabtu (24/12).

Rencananya Menristek akan melihat langsung lokasi rencana pembangunan jembatan Tanjung Ayun-Tarjun sekaligus menyaksikan Bio Diesel yang ada di lokasi sekitar PT Smart, dan Ekspose dengan Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani di Ballroom Hotel Grand Surya Minggu (25/12). ( fjr )






Kamis, 22 Desember 2011

Hadapi Natal Dan Tahun Baru Operasi Lilin Dibentuk

Hadapi Natal Dan Tahun Baru Operasi Lilin Dibentuk



GEMA - Dalam kesiagaan pengamanan natal 2011 dan tahun baru 2012, pasukan operasi lilin dibentuk di Siring Laut Kotabaru Kamis(22/12), untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

Seperti biasa jelang natal dan tahun baru Kepolisian Resort Kotabaru gelar pasukan lilin 2011 dengan gabungan personil dari Kepolisian,TNI AD, TNI AL, Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam kebakaran. Secara simbolis penyematan pita diberikan oleh Kapolres Kotabaru AKBP. Rosyanto Yudha Hermawan, S.IK, kepada perwakilan pasukan operasi lilin.

Sambutan Kapolri Jenderal (Pol) Timur Pradopo melalui Kapolres Kotabaru mengatakan, "untuk terwujudnya rasa aman, keselamatan dan ketertiban bagi masyarakat dalam menjalankan natal dan tahun baru, pasukan diminta berada di pos pos daerah rawan dan jangan bersikap arogan baik untuk jalur darat, laut dan udara agar bisa bertindak tegas dan cepat". (fjr)





Kamis, 15 Desember 2011

Pelangsir langsung Kocar Kacir

Pelangsir langsung Kocar Kacir


Gema - KOTABARU - Puluhan pelangsir di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan Raya Berangas, berhamburan menyelamatkan diri dari penertiban yang dilakukan anggota Polres Kotabaru, Rabu (14/12).

Kedatangan puluhan anggota polisi yang mendadak, sontak membuat kaget dan takut jeriken mereka diangkut petugas.

"Kalau seperti ini lebih baik pulang ke rumah karena tidak bisa mengisi juga," ujar salah seorang pelangsir yang menolak menyebutkan namanya.

Polres melakukan penertiban untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan BBM di SPBU menjelang Natal dan Tahun Baru.

Sementara Kapolres Kotabaru AKBP Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan akan menindak anggotanya yang ikut melangsir BBM subsidi.

Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID

Rabu, 14 Desember 2011

Indocement Salurkan Modal Untuk UMKM

Indocement Salurkan Modal Untuk UMKM




GEMA - Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa binaan, PT ITP Tarjun bekerjasama dengan Bank Mandiri Selasa (13/12/2011) menyalurkan Kredit Modal Kerja untuk Usaha Menengah Kecil Mikro sebesar Rp 435 juta dan akan terus bertambah hingga plafon Rp 800 juta untuk UMKM sekitar Indocement Pabrik Tarjun.

Manager Prog.Kemitraan & Bilik Bank Mandiri Banjarmasin, Aries Kuncoro menyatakan “Kami dengan Indocement sudah lama menjalin hubungan kerjasama saling menunjang dalam pengembangan program-program CSR dan salah satu bentuk kerjasama yg sudah terjalin lama adalah pemberian bantuan permodalan bagi masyarakat sekitar pabrik Indocement yang memiliki Usaha Kecil atau Usaha Mikro dalam bentuk dana kredit dengan bersubsidi yang relative sangat murah yakni 6 % pertahun”

Dengan dana Rp 4,5 Milliar yang ditujukan untuk Masyarakat sekitar pabrik Indocement di Indonesia seperti Pabrik Citereup Bogor, Pabrik Cirebon, Bandung, Banten, Lombok Mataram & Tarjun Kalsel. Khusus untuk Pabrik Tarjun Kotabaru-Kalsel telah dialokasikan dana sebesar Rp 800 juta.

Sejak tahun 2009 yang lalu para UKM telah mengambalikan pinjaman dengan lancar dan tepat waktu karena sejak awal Indocement telah melakukan survey dan seleksi sehingga UKM yang menerima betul-betul memiliki potensi yang baik namun terkendala modal usaha. Kedepannya kami berharap bisa terus dilaksanakan secara continue mengingat kualitas pemberian kredit ini kami nilai sudah sangat bagus sehingga system yang diterapkan Indocement bisa dipertahankan dimasa akan datang, andaikan ada kendala pengembalian kredit maka Bank Mandiri akan melakukan Penelitian dan pendekatan persuasive kepada UKM guna mengetahui kendala yang dialaminya, Perpanjangan dan Pelatihan Manajerial yang sederhana”, lanjut Aries.

Mukirah, salah satu Penerima Kredit Modal Kerja menyampaikan “Usaha saya memiliki potensi yang bagus, namun masih kurang Modal Usaha dan berharap Indocement dapat membantu kami dengan menyalurkan Kredit modal Kerja agar Usaha kami dapat berkembang lebih baik lagi”.

Sedangkan SSECSR Dept Head Indocement Tarjun, Teguh Iman Basoeki mengatakan ”Sebagaimana Visi & Misi PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, bahwa Turut Membangun Kehidupan Yg Lebih Bermutu, dalam hal ini Perusahaan melalui Pilar Pembangunan Ekonomi ingin Memajukan Ekonomi Masyarakat Pedesaan sekitar Perusahaan, khususnya Ekonomi yang Berkaitan dengan Usaha Menengah Kecil/ Mikro sehingga Pemberian Pinjaman Modal kepada Masyarakat yg Bekerjasama dengan Bank dan dengan Bunga yg Rendah itu nantinya dapat dirasakan manfaatnya. Kegiatan ini dimulai sejak 16 Desember 2009 hingga tahun 2011 ini, yang menerima Pinjaman Kredit Modal Kerja sebanyak 22 UMKM, diantaranya : Warga Desa Tarjun, Warga Desa Serongga, Warga Desa Pulau Panci Kec. Kelumpang Hilir dan Warga Desa Sidomulyo, Warga Desa Sungai Kupang Kec. Kelumpang Hulu.

Adapun jenis Usahanya Beragam, Yaitu : Pedagang Makanan, Kelontongan, Pedagang BBM, Toko Sembako, Toko Pakaian, Toko Bangunan dan Material, Elektronik, Bengkel & Pengadaan Spare Part, Warung dan Rumah Makan.

“Kegiatan ini termasuk Pilar Pembangunan Ekonomi atau salahsatu dari 5 Pilar Pembangunan yg menjadi Sektor Prioritas yg merupakan Program Corporate Social Responsibility (CSR) Indocement dan Perusahaan berharap adanya Peningkatan Perekonomian dimasyarakat sekitar, Semoga Keberadaan Pabrik Tiga Roda didaerah ini dirasakan Manfaatnya oleh Masyarakat”, tambah Teguh.

Dalam waktu yang sama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun juga menyerahkan bantuan 1 (satu) Unit Ruang kelas untuk Sekolah Dasar Negeri 1 Langadai Kec.Kelumpang Hilir Kab. Kotabaru. (gus/fjr)

Selasa, 13 Desember 2011

Menteri Kehutanan Kunjungi Tanaman Meranti Putih

Menteri Kehutanan Kunjungi Tanaman Meranti Putih


GEMA – Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan berkunjung ke Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan untuk meninjau dan melihat secara langsung tanaman meranti putih di Desa Sebelimbingan Pulaulaut Utara Rabu (7/12).

Kedatangan rombongan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ini menggunakan pesawat Susi Air di Bandara Gusti Syamsir Alam Stagen, disambut Bupati Kotabaru Irhami Ridjani beserta Wakil Rudy Suryana serta pejabat Pemerintah Kotabaru, dan disuguhi dengan tarian Radap Rahayu yang dipersembahkan oleh Sanggar Tari Pusaka Saijaan.

Gubernur Kalsel Rudy Ariffin bersama Kapolda Kalsel Brigjen Syafruddin dan rombongan beberapa menit menyusul kedatangannya di Bandara Gusti Syamsir Alam menggunakan Heli, karena pesawat yang membawa rombangan Menteri Kehutanan tidak mencukupi.

Setelah beristirahat beberapa saat dengan jamuan makan rencananya rombongan Menhut terlebih dahulu menuju lokasi Tanjung Ayun, tetapi karena padatnya jadwal langsung menuju lokasi Sebelimbingan.

Menteri Kehutanan (Menhut) Zulkifli Hasan dalam sambutannya Mengatakan bahwa sangat mendukung rencana Bupati Kotabaru Irhami Ridjani menjadikan tanaman meranti putih ini sebagai hutan lindung dan penelitian, hal ini akan menarik perhatian dunia bahkan manca negara nantinya.

”Saya merasa adem dan nyaman berada dibawah pepohonan ini, nantinya juga ditambahkan tanaman buah buahan agar binatang yang menghuni hutan ini lebih banyak lagi sehingga bisa dijadikan tempat wisata”. tambah Menhut.

Sebelum melakukan penanaman bibit pohon meranti putih menhut Zulkifli Hasan terlebih dulu berdialog dengan para petani setempat, hingga kembali bertolak ke Jakarta. (fjr)




Manasik Haji TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara

Manasik Haji TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara



GEMA - Bertempat di Masjid Agung Husnul Khatimah, Sabtu (10/12), berlangsung tata cara menunaikan ibadah haji untuk anak-anak dari pendidikan prasekolah.

Mempraktekkan perjalanan jamaah haji menuju tanah suci Mekkah hingga kembali ke tanah air Indonesia, anak-anak terbagi dalam beberapa kelompok terbang (kloter), dimana masing-masing kloter didampingi dua orang guru pendamping.

Dimulai dari membaca niat haji saat pelepasan di embarkasi, calon jamaah haji cilik ini diterbangkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz Arab Saudi. Teratur berjalan berkelompok dengan kedua tangan memegang pundak teman dimukanya, mereka melakukan tawaf sebangak tiga kali.  Usai tawaf minum air sumur Zam-zam.

Beberapa tempat juga harus dilalui anak-anak yang jadi rute di halaman masjid, yakni berlari-lari kecil (sai) dari bukit Safa ke Marwah, wukuf di Arofah, mengambil batu kecil di Muzdalifah untuk dilontarkan di 3 tempat (Ula, Usta, dan Aqobah). Kemudian mencukur rambut (tahalul), berkurban, dan kembali ke tempat pelepasan jamaah untuk melakukan tawaf wada’.

Tak ingin moment penting anaknya berlalu begitu saja, sebagian orangtua mengabadikan manasik haji yang diikuti anaknya menggunakan kamera dan handycam. Demikian pula panitia pelaksana menyiapkan fotografer untuk foto bersama.

Dikatakan Normila, bagaimana cara melaksanakan rukun Islam kelima bagi kaum muslimin, atau lebih popular dengan istilah manasik haji ini, diikuti anak sebanyak 371 orang didampingii 38 guru dari 8 TK/RA/BA se Kecamatan Pulaulaut Utara.

Meskipun tidak selengkap manasik haji orang dewasa, Normila selaku panitia penyelenggara  menambahkan bahwa manasiik haji versi anak-anak itu ditujukan untuk mengenalkan rukun Islam kelima ini sedini mungkin, melatih kemandirian serta mempererat jalinan silatirahmi diantara TK/RA/BA di Kecamatan Pulaulaut Utara.

Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani dalam sambutan tertulis dibacakan Asisten Pemerintahan Setda Kotabaru Drs. Selamat Riyadi, menyatakan bahwa pendidikan agama Islam yang ditanamkan sejak usia dini sangatlah penting, sejalan dengan perkembangan fisik dan mental, serta kemampuan mengingat anak masih kuat.

“Kegiatan manasik haji ini sangat positif, karena penyerapan pendidikan pada saat kecil sangat berkesan dan mudah dicerna anak-anak,” tambah bupati.

Dia juga berpesan agar anak-anak selalu ditanamkan sikap disiplin, patuh pada orangtua dan guru, serta menjalankan tuntunan agama. (sfr)

Sabtu, 10 Desember 2011

BKPRMI Kotabaru Wisuda 358 Santri/ Wati

BKPRMI Kotabaru Wisuda 358 Santri/ Wati


GEMA - Untuk yang ke 24 kalinya BKPRMI Kotabaru mewisuda 538 Santri/wati TK.Al Qur'an selasa (6/12) di gedung Mahligai. Wisuda ini gabungan dari 5 Kecamatan yaitu P.Laut Utara,Kel.Hulu,Kel.Hilir,Kel.Selatan dan P.Laut Barat. Pembukaan dilakukan oleh Ibu Bupati Hj. Sri Maria Ningsih Irhami disaksikan oleh Sekretaris Nasional Lpp. TKA Pusat Hj.Ririn Cahyuningsih,S.Pd.M.Pd,ketua umum Dpw BKPRMI Kalsel Drs.A.Riskon,M.Pd,ketua MUI Kotabaru KH.Muhtar Mustajab dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Rencananya pada tahun 2012 yang akan datang BKPRMI Provinsi akan mengadakan Wisuda Santri/wati TK.Al Qur'an sekalsel di Banjarmasin. (mir/fjr)

Kamis, 08 Desember 2011

Pemkab Berikan Bantuan Alat Bagi Usaha Kecil dan Menengah

Pemkab Berikan Bantuan Alat Bagi Usaha Kecil dan Menengah



GEMA - Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Industri, Pemerintah Kabupaten Kotabaru memberikan bantuan alat bagi pengusaha kecil dan menengah.

Sebagai sarana pendukung kerja, peralatan tersebut berupa perangkat untuk pengolahan ikan bandang, kerajinan bordir, press kemasan, pengrajin logam, pengadon, pengayak serta peralatan tukang, diberikan kepada 20 orang pengusaha/ pengrajin dan 2 kelompok usaha dari Kecamatan Pulaulaut Utara, Pulaulaut Timur, Pulau Sebuku dan Kecamatan Pamukan Selatan. Mereka adalah pengusaha/ pengrajin bergerak dalam usaha amplang, keripik, kerupuk, rempeyek, kerajinan perak dan sabut kelapa serta pertukangan kayu.

 Peralatan secara simbolis diserahkan oleh Ketua DPRD H. Alpidri Supian Noor, ST, MAP, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Industri Drs. Mahyudiansyah, MAP dan Kabid UKM Drs. H. Ahmad Kusairin, M.Si, berlangsung di Kantor dinas setempat, Senin (5/14).

Mahyudiansyah menjelaskan bahwa para pengusaha atau pengrajin yang mendapatkan peralatan kerja ini sebelumnya telah mendapat pelatihan di sentra produksi di Pulau Jawa, sesuai bidang usaha yang digelutinya.

“Bantuan yang diberikan ini sudah cukup baik, dibandingkan peralatan yang digunakan ditempat pelatihan, dan seharusnya akan lebih baik lagi hasilnya,” kata Mahyudiansyah yang mengharapkan para pengusaha/ pengrajin dapat meningkatkan produktivitas usaha, baik kuantitas maupun kualitas, minimal bisa bersaing dengan usaha sejenis, dan pada akhirnya akan dapat mengangkat pendapatan usaha.

Diungkapkan Mahyudiansyah, bahwa banyak program pemerintah dalam bentuk skim kredit yang dapat dimanfaatkan oleh pengusaha untuk memperkuat pembiayaan dalam rangka pengembangkan usaha, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau kredit pembiayaan bidang UKM lainnya.

Sementara Ketua DPRD H. Alpidri Supian Noor yang berkomitmen memperjuangkan ekonomi pro rakyat, menginginkan sektor UKM di Kabupaten Kotabaru lebih maju dari daerah lainnya.

Sektor UKM dan industri ini sangat peru dikembangkan pemerintah daerah melalui berbagai terobosan dari dinas terkait, karena pembangunan daerah ini tidak mungkin hanya ditopang dari eksploitasi sumber daya alam yang sangat terbatas dan suatu saat akan habis.

“Adanya pelatihan serta memberikan bantuan alat ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah daerah terhadap UKM, untuk itu manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya guna mendukung upaya peningkatan usaha” kata Ketua DPRD yang akrab dipanggil Yayan.

Dia juga berpesan kepada penerima peralatan agar selalu memupuk dan mempertajam jiwa kewirausaaan/ entrepreneurship, pengusaha yang kreatif, inovatif, kompetitif dan dapat membaca peluang usaha.

“Jangan hanya jadi penonton didaerah sendiri dan kalau orang lain bisa kenapa kita tidak bisa,” kata Yayan mendorong semangat pengusaha/ pengrajin, ditengah serbuan beragam produk luar daerah. (sfr)
Ari Rizky dan Larasati Duta Wisata Saijaan 2011

Ari Rizky dan Larasati Duta Wisata Saijaan 2011




GEMA - Ari Rizky Novardi dan Larasati Pranidasari terpilih menjadi Duta Wisata Saijaan 2011 dan berhak mewakili Kotabaru pada ajang Pemilihan Nanang dan Galuh Kalsel 2012.

Yuses Epip Henas dan Astri Afriani juga turut mewakili Kotabaru pada ajang yang sama setelah menempati  urutan kedua atau sebagai runner up pertama.

Dalam grand final pemilihan duta wisata saijaan, Minggu (4/12), penantian siapakah diantara mereka yang terpilih, membuat ketegangan sejenak bagi dua pasangan maupun pengunjung yang sebagian besar juga pendukung para finalis, di Dewan Kesenian Kabupaten Siring Laut tempat kegiatan berlangsung.

Hal ini disebabkan, pemenang ditentukan dari rangkaian bunga yang akan diserahkan oleh Nazlul dan Rosi, pasangan duta wisata saijaan tahun lalu. Beberapa kali mereka mengelilingi dua pasangan sebelum menyerahkannya kepada pelajar SMAN 2 Stagen Ari Rizky Novardi dan Larasati Pranidasari pelajar SMAN 1 Kotabaru.

Sebelum pengumuman pemenang, para finalis melakukan aksi performance dan sesi tanya jawab dengan dewan juri yang diketuai H. Mahmud Dimyati, S. Sos. Satu peserta satu pertanyaan tentang etika, kebudayaan, kesenian, pariwisata, tata pemerintahan dan bahasa Inggris.

Pemenang menerima kalungan kain selempang, piala dan piagam penghargaan dari panitia. Untuk duta wisata secara khusus diserahkan oleh Hj. Sri Maria Ningsih Irhami Ridjani, kemudian runner up pertama oleh Asisten Pemerintahan Drs. H. Selamat Riyadi.

Berturut-turut menyerahkan tanda penghargaan Sekretaris Disporabudpar M. Husin, S. Sos kepada runner up dua Rizki Nurbandi dan Bening Lestari Kusuma Rafik, kemudian para dewan juri kepada runner up tiga Danil Abidin dan nurul Fitria, runner up empat Rahadian Wirandi dan Vibriany Putri, serta runner up lima Khalid Sabirin dan Halimatus Sa’diah.

H. Selamat Riyadi dalam amanatnya mewakili bupati, meminta duta wisata dan runner up yang terpilih mengikuti Nanang dan Galuh Banjar nantinya agar mempersiapkan diri, dengan menambah pengetahuan sesuai tuntutan sebagai duta wisata Kalsel, terutama tentang kepariwisataan baik lokal, regional maupun nasional.

Sementara Firhansyah selaku panitia pelaksana melaporkan, bahwa banyak aspek yang dinilai dewan juri.  Penilaian dimulai dari prakualifikasi, penyisihan, masa karantina dan grand final, dimana etika dan sopan santun menjadi kriteria utamanya. (sfr)
Pemilihan Duta Wisata Saijaan 2011 Dimulai

Pemilihan Duta Wisata Saijaan 2011 Dimulai


GEMA - Ajang pemilihan sepasang remaja yang akan menjadi duta wisata Saijaan tahun ini mulai digelar oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotabaru.

Ditujukan untuk membentuk remaja yang berkepribadian, cerdas, beretika dan jujur, 64 orang remaja kalangan pelajar, mahasiswa dan umum, terdiri dari 28 putra dan 36 putri bersaing untuk terpilih menjadi 6 pasangan putra dan putri yang akan maju dalam grand final pada Minggu malam (4/14) di Siring Laut.

“Enam pasang Nanang dan Galuh hasil kualifikasi selanjutnya dikarantina selama tiga hari di Hotel Grand Surya untuk mendapatkan pembekalan mengenai etika, tata pemerintahan, kesenian, kebudayaan, kepariwisataan serta kemampuan berbahasa Inggris,” kata Nanang Taufik Akbar Yudha selaku panitia pelaksana melaporkan saat pembukaan, Kamis (1/12) di gedung Ratu Intan.

Dua hari sebelumnya, para peserta juga telah melalui tahap prakualifikasi, yakni out bond di obyek wisata Pantai gedambaan dan test tertulis.

Asisten Pemerintahan Drs. H. Selamat Riyadi mewakili Bupati Kotabaru membuka resmi seleksi menyatakan apresiasinya terhadap agenda tahunan pemilihan duta wisata Saijaan dari Disporabudpar. Apalagi tahun lalu telah menunjukkan prestasi dalam ajang yang sama ditingkat provinsi Kalimantan Selatan, maka diharapkannya agar prestasi tersebut dapat diukir kembali pada tahun ini.

Melalui ajang ini merupakan kesempatan yang berharga bagi generasi muda penerus pembangunan di Bumi Saijaan, selain menunjukkan penampilan terbaiknya dalam penilaian dewan juri, juga tak kalah penting adalah pengetahuan yang didapat dalam proses pembelajaran yang diberikan panitia, penyelenggara dan nara sumber, nantinya menjadi bekal yang berguna bagi para peserta dalam kehidupannya.

Tanpa dipungut biaya, pemenang dan runner up pertama pemilihan duta wisata Saijaan ini, akan mewakili Kabupaten Kotabaru dalam pemilihan duta wisata Kalsel, dimana pada tahun lalu, telah meraih juara pertama dan runner up pertama Nanang dan Galuh diajang tingkat provinsi.

Dewan juri adalah Ketua H. Mahmud Dimyati, S.Sos, beranggotakan Firhansyah, Misdamayanti, S.Pd, Asni, H. Anhar Rozi, S.Sos, M.Si dan H. Nur Zazin, MA. (sfr)
13 Orang Anak Di Sunat Secara Massal

13 Orang Anak Di Sunat Secara Massal



GEMA – Dari 5 Desa yang ada di Kecamatan Pulau Laut Utara 13 Orang anak yang kurang mampu dapat pelayanan sunatan massal secara gratis oleh DIKLATPIM IV Angkatan 13 bekerjasama dengan RSUD Kotabaru.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap angkatan Pendidikan Pelatihan Pimpinan (DIKLATPIM) di pemerintahan Kotabaru, tetapi karena keterbatasan dana program ini hanya berjalan diseputaran Ibu Kota Kotabaru saja.

Ketua Panitia DIKLATPIM IV Angkatan 13 Gt. Abdul Wahid mengatakan selain sunatan massal bhakti sosial yang lain juga mereka gelar dengan melakukan gotong royong di beberapa kawasan, peserta Diklat angkatan 13 ini berjumlah 40 orang terdiri dari Laki laki 30 orang dan Perempuan 10 orang.

Sunatan Massal ini bekerjasama dengan pihak RSUD Kotabaru, dan  13 orang anak yang disunat  dilakukan oleh 4 dokter yaitu dr. Iqbal, dr. Mansyah, dr. H. Ruslan dan dr. Maman.

Bagian Humas DIKLATPIM IV angkatan 13 tahun 2011 Darton menjelaskan sunatan massal ini adalah salah satu program bhakti sosial Diklatpim untuk membantu warga yang kurang mampu dengan target 20 orang anak, diharapkan kedepannya program seperti ini lebih baik lagi tambah Darton.

Selain mendapatkan obat obatan para peserta Sunatan Massal diberikan bingkisan berupa sarung, baju koko, peci dan yang lainnya, kegembiraan terlihat diwajah para orang tua karena merasa terbantu dengan adanya program ini. ( Fjr )    

Minggu, 04 Desember 2011

Satlantas Gelar Operasi Zebra Intan

Satlantas Gelar Operasi Zebra Intan



Gema - Kotabaru  - Sejak Senin (28/11), Satlantas Kotabaru telah menggelar Operasi Zebra Intan terhadap pengendara kendaraan roda dua.

Pada operasi hari kedua, Selasa (29/11), petugas telah menjaring sedikitnya 62 buah kendaraan roda dua karena melakukan pelanggaran.

Dari jumlah tersebut, 33 buah kendaraan ditilang karena tidak dilengkapi surat-surat. Sedang 29 pelanggaran lainnya hanya penahanan SIM dan STNK karena kendaraan tidak dilengkapi pion.

Kasat Lantas Polres Kotabaru Didik Subiyakto mengatakan, operasi Zebra Intan dilakukan mulai 28 Nopember hingga 12 Desember dalam rangka penindakan.

"Operasi juga dalam rangka Cipta Kondisi menyambut Natal dan Tahun Baru. Tidak hanya masyarakat, kepada anggota juga dilakukan penindakan. Operasi dilakukan oleh Propam," ujarnya.


Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID (helriansyah)

Sabtu, 26 November 2011

Terpaksa Beli Premium Seharga Rp 10 Ribu

Terpaksa Beli Premium Seharga Rp 10 Ribu

foto : ilustrasi


Gema - Kotabaru - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium atau bensin kembali terjadi di Kotabaru. Sejak kemarin, Senin (21/11/2011) antrean panjang terjadi di tiga SPBU di daerah ini.

terjadinya penumpukan kendaraan khususnya roda dua terjadi di tiga SPBU, juga diakibatkan karena kokosongan bensin di pengecer.

"Dari pada antre di SPBU, kalau ada di pengecer harga Rp 10.000 satu liter terpaksa dibeli," ujar Masdari salah seorang pengendara.

Sementara itu, Holdie salah seorang petugas SPBU Cahaya Ujung Belingkar (CUB) membenarkan, terjadinya penumpukan kendaraan yang antre mengisi bensin sejak Senin (21/11/2011).

"Terjadinya penumpukan kendaraan, khususnya di SPBU kita ini (CUB) karena pada Minggu stok bensi di tempat kita habis," katanya.

Menurut dia, tidak ada pengurangan jatah dari Pertamina. Namun diperkirakan, terjadinya penumpukan kendaraan karena bensin di pengecer kosong.

Sumber: helriansyah/www.banjarmasinpost.co.id 

Sabtu, 19 November 2011

Diklat Kepemimpinan IV Dibuka Resmi

Diklat Kepemimpinan IV Dibuka Resmi


GEMA - Mewakili Bupati Kotabaru, Asisten Administrasi Umum H. A. Rosman, SE membuka resmi dimulainya Diklat Kepemimpinan Tingkat IV, Senin (14/11).

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kepemimpinan Tingkat IV Kabupaten Kotabaru ini merupakan angkatan XIII tahun 2011, diikuti sebanyak 40 orang pejabat struktural eselon IV Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kotabaru.

Berlangsung dari tanggal 14 Nopember hingga 29 Desember 2011 di Balai Latihan Kerja Dinsosnakertrans Kotabaru, peserta diklat berasal dari dinas 15 orang, kecamatan 14, badan 6, kelurahan 3, serta dari sekretariat daerah dan dewan masing-masing satu orang.

Panitia penyelenggara dari Badan Kepegawaian Daerah Kotabaru Ahmad Riyadi, M.Psi, Psikolog dalam laporannya mengatakan, tujuan diklat ini adalah dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas jabatan struktural eselon IV secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan instansinya.

Bertema khusus “Penerapan standard operating procedure (SOP) untuk mewujudkan optimalisasi kinerja aparatur sesuai tugas pokok dan fungsi instansi” maka capaian sasaran dalam diklatpim ini adalah terwujudnya sosok PNS yang memiliki kepribadian dan sikap dasar sebagai aparatur negara yang disiplin, etos kerja, profesional, wawasann tentang dasar-dasar sistem administrasi negara dan penyelenggaraan pemerintahan secara komprehensif, akuntabel, efektif dan efesien, serta memiliki kompetensi sesuai dengan persyaratan jabatan struktural eselon IV.

Bupati H. Irhami Ridjani dalam sambutan tertulis mengatakan, menjadi seorang pemimpin tentu tidaklah mudah, perlu proses panjang dan persiapan matang. Diklatpim merupakan salah satu langkah menjadi pemimpin yang baik, dengan meningkatkan kualitas dan kompetensi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Manfaatkanlah sebaik-baiknya kesempatan ini guna mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan diimplementasikan dalam menjalankan tugas sehari-hari dengan lebih baik,” pinta bupati.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga menyampaikan arahan, sebagai pelayan masyarakat hendaklah selalu meningkatkan disiplin dan kinerja yang optimal, peka terhadap perkembangan yang terjadi di masyarakat, dalam melaksanakan tata pemerintahan hendaknya mengacu pada prinsip keterbukaan dan dapat dipertanggung jawabkan.

Kemudian diingatkan juga kepada aparatur pemerintah, hendaknya mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara dibandingkan kepentingan pribadi atau golongan. “Patuhilah rambu-rambu hukum, sumpah jabatan dan panca prasetya Korpri,” himbau bupati.(sfr)

Kamis, 17 November 2011

Masyarakat Saijaan Tuntut Pengembalian Pulau Larilarian

Masyarakat Saijaan Tuntut Pengembalian Pulau Larilarian



Gema - Ratusan masyarakat Kabupaten Kotabaru yang tergabung dari elemen masyarakat dan mahasiswa mulai memadati Lapangan Siringlaut, Senin (14/11), untuk menghadiri Kongres Rakyat Saijaan bertema "Mari Bersatu untuk Merebut kembali Milik Kita".
Kongres dilakukan sebagai upaya mendesak Pemkab Kotabaru, Pemprov Kalsel, DPRD Kotabaru dan Provinsi untuk melakukan upaya merebut kembali Pulau Larilarian yang dinyatakan menjadi milik Sulawesi Barat, setelah keluarnya Permendagri Nomor 43 Tahun 2011 dengan nama Pulau Lereklerekan.
Kongres menuntut agar dicabutnya Permen tersebut oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Peserta kongres yang hadir juga membubuhkan tanda tangan mereka di atas spanduk warna putih.

Sumber : BANJARMASINPOST.CO.ID

Jumat, 11 November 2011

Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2011

Peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember 2011

GEMA - Nilai kepahlawanan hendaknya dijadikan modal sosial dalam mengatasi berbagai masalah bangsa.

Pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya yang menjadi rangkaian perjuangan panjang, dengan pengorbanan luar biasa dari pendahulu negara, baik jiwa, raga maupun harta untuk merebut dan mempertahankan Republik Indonesia.

Peristiwa yang diperingati sebagai Hari Pahlawan tersebut, untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan atau pejuang, hendaknya juga diwujudkan dalam menumbuh kembangkan  nilai kepahlawanan sebagai modal sosial dalam mengatasi berbagai masalah bangsa, seperti kemiskinan, pengguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah sosial lainnya.

Demikian amanat tertulis Menteri Sosial Republik Indonesia DR. Salim Segaf Al jufri, MA yang dibacakan Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana, pada upacara bendera memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2011, Kamis (10/11) di halaman Kantor Bupati kotabaru.

Semangat kepahlawanan para pahlawan/ pejuang yang ditunjukkan dalam pertempuran 10 Nopember tersebut, hendaknya dapat dihayati dan menjadi insprasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dalam berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia, tambahnya.

Bertema “Dengan semangat kepahlawanan, kita bangun karakter bangsa,”, maka peringatan ini juga merupakan momentum untuk melestarikan dan mendayagunakan sikap dan perilaku rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih, berlandaskan kesetia kawanan sosial yang tinggi,. Sikap dan perilaku tersebut merupakan nilai budaya bangsa untuk membangun karakter bangsa berdasarkan Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata Salim Segaf Al Jufri.

Dengan terbangunnya karakter bangsa yang kuat dan kokoh, dapat dijadikan energi penggerak kemajuan bangsa, sehingga bangsa ini tidak terombng ambing dan kehilangan arah ditengah derasnya arus globalisasi, serta mampu menghadapi segala tantangan, baik yang datang dari dalam maupun dari luar.

“Gelorakan semangat kepahlawanan dengan dilandasi nilai kesetia kawanan sosial yang tinggi, serta merapatkan barisan membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ajak Mensos, sehingga bangsa Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara lain dan keutuhan NKRI dapat terus terjaga.

Berjalan hidmat dan tertib, selaku komandan upacara Acep W dari Lanal Kotabaru, pembacaan UUD 1945 Sekwan Drs. H. Joni Anwar, MM, pesan-pesan pahlawan dan kata-kata mutiara Kadisdik Drs. H. Eko Suryadi WS, S.Ikom, MM. Dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kotabaru, veteran pejuang, anggota DPRD, organisasi pemuda dan masyarakat dan kepala SKPD. Sementara peserta upacara dari unsur TNI – Polri, Satpol PP, PNS, pelajar dan mahasiswa.

Dan turut dalam barisan upacara, peserta napak tilas dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan yang akan dilepas oleh Wakil Bupati Rudy Suryana, di lapangan Siring Laut sebagai garis start jelajah jejak pahlawan Kabupaten Kotabaru. (sfr)
Upacara Tabur bunga di Siring Laut

Upacara Tabur bunga di Siring Laut


GEMA - Usai upacara bendera, rangkaian peringatan Hari pahlawan dilanjutkan dengan melarungkan rangkaian bunga di Siring Laut.

Upacara tabur bunga dilaut, dipimpin Danlanal Kotabaru Letkol Laut (P) Yudi Subiantoro, SIP, dihadiri Wakil Bupati Rudy Suryana, Sekda Drs. H. Suriansyah, unsur Forkopinda, anggota DPRD, perwakilan organisasi pemuda dan masyarakat serta para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kotabaru.

Dengan komandan upacara Acep W. dari Lanal Kotabaru, peserta upacara adalah dari unsur TNI-Polri, Satpol PP, PNS,  organisasi kepemudaan, pelajar dan mahasiswa, mereka adalah peserta yang sama pada upacara bendera peringatan Hari Pahlawan, Kamis (10/11).

Kemudian pelarungan rangkaian bunga dilakukan oleh inspektur upacara Yudi Subiantoro dan diikuti oleh unsur Forkopinda dengan menaburkan bunga, sehingga air laut Siring Laut seolah memerah, sebagai simbol darah para pahlawan atau pejuang dalam merebut dan mempertahankan Negara Kestuan republic Indonesia. (sfr)


                                                          
Wakil Bupati Lepas Napak Tilas Jejak Pahlawan

Wakil Bupati Lepas Napak Tilas Jejak Pahlawan



GEMA - Wakil Bupati Kotabaru Rudy Suryana melepas peserta napak tilas jejak pahlawan Se Kalimantan Selatan.

Pelepasan berlangsung setelah sebelumnya semua peserta mengikuti puncak peringatan Hari Pahlawan di Siring Laut, Kamis (10/11). Satu persatu setiap regu melewati garis start yang secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Rudy Suryana bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah Kabupaten Kotabaru.

Kepala Bidang Kepemudaaan pada Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru Ibrahim Mad, S.Sos mengatakan napak tilas diikuti sebanyak 170 orang remaja dan pemuda dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan, terdiri dari peserta dan ofisial. Tiap regu napak tilas berjumlah 10 orang, 5 orang laki-laki dan 5 perempuan.

Sembari menjelajah beberapa wilayah pegunungan yang menjadi daerah perlawanan pahlawan Kotabaru terhadap penjajahan Belanda dan Jepang, peserta juga akan melaksanakan beragam kegiatan, yakni bakti sosial dan olah raga volleyball serta permainan tradisional seperti balogo, enggrang, tarik tambang dan bakiak.

“ Napak tilas jejak pahlawan ini berlangsung selama 3 hari dan akhir kegiatan dipusatkan di Posko SMAN 2 Stagen,” kata Ibrahim Mad.

Menyangkut rute napak tilas yang baru pertama kalinya dilaksanakan di Kabupaten Kotabaru, Ibrahim Mad merincikan, hari pertama start di Siring Laut menuju jalan Sigam, Campa Jawa, Tirawan dan berhenti di Posko SDN Batuah 1 dan 2. Malam harinya, peserta bergerak lagi menuju Posko 2 SMPN 6 melalui jalan Bima, Salukayang dan Desa Mandin.

Keesokan harinya melaksanakan banti sosial di Pondok Pesantren Amal Muslim Mandin. Mengarah ke Posko terakhir SMAN2 Stagen, 14 regu kembali berjalan melintasi pegunungan, yaitu gulung Ulin, gunung Sari dan gunung Kerikil. Di Posko ini perserta mengikuti rangkaian kegiatan olahraga yang telah dikemas panitia dari Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kotabaru. (sfr)

Kamis, 03 November 2011

Indocement Bantu 24 Hewan Qurban

Indocement Bantu 24 Hewan Qurban



GEMA - Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, menyambut Hari Raya Idul Adha 1432 H Management PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Pabrik Tarjun kembali menyumbang 16 ekor sapi qurban ditambah Karyawan Jamaah Masjid Ashshobirin Indocement Tarjun 8 ekor sapi, jumlah keseluruhan sebanyak 24 ekor sapi.

Untuk desa-desa binaan diserahkan 19 ekor sapi dan sekitar wilayah Kecamatan Pulau Laut Utara Kotabaru 4 ekor sapi dan 1 ekor lagi dilaksanakan PWI Perwakilan Kotabaru.

Desa-desa binaan yang menerima hewan qurban adalah Desa Tarjun, desa Langadai,Desa Serongga, Desa Tegalrejo,Desa Pulau Panci (Kecamatan Kelumpang Hilir-Kotabaru), Desa Sidomulyo, Dusun Simpang Tiga, Desa Sungai Kupang, Desa Cantung Kiri Hilir Batulasung (Kecamatan Kelumpang Hulu-Kotabaru) dan Desa Sungai Dua Kecamatan Simpang Empat-Tanah Bumbu.

Bantuan hewan qurban untuk desa-desa binaan diserahkan secara Simbolis oleh HRSCSD manager H.Achmadi kepada Camat Kelumpang Hilir disaksikan para Kepala Desa, Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (SPISI) Indocement Pabrik Tarjun, Ikatan Management Indocement dan Undangan lainnya, diHalaman Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Indocement Tarjun.

H.Achmadi mengatakan, bantuan hewan qurban ini telah dilaksanakan sejak pabrik semen berlogo Tiga Roda Desa Tarjun ini beroperasi, tahun 1998. Tujuan kegiatan ini, antara lain untuk ikut serta dalam memperingati dan menyemarakkan Hari Raya Kurban yang dilakukan oleh masyarakat sekitar operasional pabrik dan di Kotabaru. Insya Allah, bantuan hewan qurban ini akan terus kami laksanakan, tahun kemarin 22 ekor Sapi qurban, tahun ini sebanyak 24 ekor sapi qurban. Yang sangat membanggakan adalah partisipasi karyawan perusahaan yang terus makin peduli dengan masyarakat  pada ibadah qurban tahun ini dengan jumlah hewan yang terus bertambah.

Lebih lanjut, Achmadi mengatakan, Indocement terus melaksanakan Program Corporate Social Responsibility atau CSR, terutama di 10 desa binaan disekitar operasional pabrik dengan menggunakan Prinsip 5 Pilar Pembangunan yaitu Pilar Pendidikan,Pilar Kesehatan, Pilar Ekonomi, Pilar Sosial Budaya Agama Olahraga serta Pilar Keamanan. Dan pemberian hewan qurban ini merupakan realisasi dari salahsatu pilar yang dilaksanakan Indocement.

Camat Kelumpang Hilir, Zainal Abidin,S.Pd.MM menyampaikan Indocement dalam pembinaannya kepada Masyarakat cukup baik dan kerjasamanya dengan Pemerintah Kecamatan apalagi dengan Pemerintahan Desa sudah bagus. Demikian pula, bantuannya terhadap Program pembangunan Kecamatan juga sangat baik.

Berkenaan bantuan hewan qurban ini, segera kami berkoordinasi dengan panitia-panitia Masjid atau Takmir Masjid di Desa-desa selaku pelaksana qurban,termasuk pendistribusian daging qurban kepada yang ber-Hak.


Technical Advisor PT Indocement Plant Tarjun, Ir. H. Achmadi mengatakan Segala Puja dan puji kita panjatkan keharibaan Tuhan Yang Maha Kuasa, 35 Tahun sudah Indocement berproduksi dan memohon do’a restu seluruh lapisan masyarakat agar produksi terus lancar.***
Pisah Sambut Komandan Lanal Kotabaru

Pisah Sambut Komandan Lanal Kotabaru


GEMA - Pemkab Kotabaru menggelar acara pisah sambut atas pergantian Komandan Pangkalan Angkatan Laut Kotabaru, Sabtu (22/10) di gedung Paris Barantai.

Memberi ucapan selamat datang kepada komandan Lanal yang baru, Bupati Kotabaru H. Irhami Ridjani menyampaikan harapannya agar kebersamaan diantara forum pimpinan daerah yang telah terbangun baik, jalinannya dapat lebih maksimal lagi, sehingga upaya bersama membesarkan, memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kotabaru dapat dilaksanakan.

Komandan baru Letkol Laut (P) Yudi Subiantoro, SIP sebelumnya bertugas di Markas Besar TNI-AL menggantikan Letkol (P) Aris Harijadi W, SH yang pindah tugas Koartim Surabaya sebagai Komandan KRI Banjarmasin. Dan bersama Aris Harijadi, juga pindah tugas ke tempat yang sama adalah Perwira Pelaksana (Palaksa) Mayor Laut (P) Heru Wiratama, SH.

Mendapat kesan mendalam pada peristiwa tenggelamnya kapal di perairan Tanjung Dewa, Aris Harijadi bertugas di Kotabaru terhitung 9 bulan 15 hari, dan selang waktu tersebut merasa sangat terkesan dengan situasi kondusif dan menyenangkan, terlebih jalinan komunikasi yang baik dengan Pemkab kotabaru membuat setiap permasalahan dapat terselesaikan sesuai harapan. “ Kibarkan bendera kewajiban dan tetap semangat dalam bekerja,” pesan Aris kepada komandan baru dan anggota TNI-AL yang ditinggalkannya.

Sementara Danlanal Yudi Subiantoro dalam perkenalannya menyampaikan terima kasih atas penerimaan Pemkab Kotabaru dalam bentuk acara pisah sambut ini. Dikemukakan bahwa sebagai pengabdi kepada bangsa dan negara serta loyal kepada pimpinan, menyatakan dua pesan penting yang harus diperhatikan dalam menjalankan tugas barunya, yakni tetap menjaga dan memelihara hubungan dengan Forum Pimpinan Daerah, dan peduli kepada bawahan. Kepedulian ini akan diwujudkan dalam prioritas program kerjanya kedepan. (Sfr)

Yudi Subiantoro: Benahi Perumahan anggota

Yudi Subiantoro: Benahi Perumahan anggota





GEMA - Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) Yudi Subiantoro, SIP akan membenahi perumahan anggotanya yang masih belum memungkinkan untuk ditempati.

Terhimpun informasi, perumahan yang diperuntukkan bagi anggota TN-AL menjadi satu dengan kawasan pangkalan AL di Desa Stagen Kecamatan Pulau Laut Utara. Saat ini perumahan yang tersedia hanya 15 unit saja yang layak dihuni. Dengan kondisi demikian, masih ada anggota tidak mendapat rumah dinas sehingga sebagian menyewa rumah dipemukiman warga dan ada pula yang sudah membangun rumah sendiri.

Pernyataan sekaligus prioritas program kerja Yudi Subiantoro ini disampaikan pada acara pisah sambut Komandan dan Palaksa Lanal Kotabaru, Sabtu (22/10) di gedung Paris Barantai. Amanat atasan yang diembannya sebagai komandan baru di Lanal Kotabaru lainnya adalah melanjutkan tradisi pendahulunya, untuk selalu memelihara hubungan yang baik dan harmonis dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) Kabupaten Kotabaru.

Terkait perumahan, disebutkan H. Irhami Ridjani bahwa untuk meningkatkan kesejahteraan anggota Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Pemkab Kotabaru juga merencanakan sebanyak 5.000 unit rumah PNS akan dibangun tersebar di kawasan Sebelimbingan sebagai pusat pengembangan perkantoran dan perkotaan baru. (Sfr)



Senin, 24 Oktober 2011

Indocement Latih Masyarakat Untuk Mandiri

Indocement Latih Masyarakat Untuk Mandiri



GEMA - Usaha untuk menciptakan unit-unit usaha kecil dibidang perikanan dilakukan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) di Pabrik Tarjun, dengan menggelar kegiatan pelatihan perikanan budidaya air tawar kepada para warga di 10 Desa binaan sekitar operasional pabrik semen.

Sepuluh desa binaan itu adalah Tarjun, Langadai, Serongga, Tegalrejo dan Pulaupanci (Kecamatan Kelumpang Hilir), Sidomulyo, Simpang Tiga, Sungai Kupang dan Cantung Kiri Hilir (Kecamatan Kelumpang Hulu) dan Sungai Dua Kecamatan Batulicin dan setiap desa diwakili 2-3 orang sebagai peserta.

Pelatihan perikanan ini digelar di Pusat Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (P3M) Indocement Pabrik Tarjun sebagai Wadah Penelitian dan Percontohan, melalui Program CSR-nya, Indocement berusaha memberikan aplikasi teknologi terapan secara sederhana agar mudah dipahami warga untuk pemberdayaan, kemandirian dengan tujuan peningkatan ekonomi masyarakat.

Dalam kegiatan ini, produsen semen tiga roda bekerjasama dengan Balai Budidaya Air Tawar  (BBAT) Mandiangin untuk wilayah kabupaten Kotabaru dan Kabupaten Tanah Bumbu. Instruktur pelatihan dan sekaligus Koordinator Pembinaan Kawasan Perikanan BBAT Mandiangin, Noor Fahmi,S.St.Pi mengatakan
Materi yang disampaikan dengan bahasa dan penjelasan yang mudah dipahami peserta terutama jenis-jenis ikan air tawar, lahan, tata cara pemeliharaan,Adaptasi,Pakan, pengembangbiakan dan potensi ikan air tawar serta pemasarannya.

Kami telah survey daerah pedesaan sekitar perusahaan ini dan banyak ditemukan genangan-genangan air dan ini sangat potensi sekali untuk pengembangan budi daya air tawar ini, kami juga sangat optimis kegiatan ini berhasil asalkan dilandasi dengan kemauan mereka sendiri dan tekad untuk maju, tambah Fahmi.

Kepala Desa Serongga Anwar Sayyid, sekaligus peserta pelatihan menyampaikan “Pemaparan yang disampaikan para Instruktur tadi sangatlah jelas dan mudah dipahami, pelatihan ini sungguh sangat bermanfaat buat warga desa, ternyata budi daya air tawar tidaklah sulit. Pengelolaan, pemeliharaan, pakan dan pengembangbiakan. Kondisi alam pedesaan sangat cocok untuk usaha ini. Harapan, kegiatan ini terus berkelanjutan dan perusahaan semen terus mendukung dan memberikan bantuan, melakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan usaha ini, terima kasih perusahaan yang telah melakukan pembinaan kepada warga desa-desa sekitarnya.

Management perusahaan melalui SSECSR Dept Head,Teguh Iman Basoeki mengatakan “Pelatihan ini sebagai Salah satu wujud nyata dari Program CSR perusahaan khususnya Pilar Pendidikan dan Pilar Ekonomi dari 5 Pilar Pembangunan Program Perusahaan, dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan ilmu praktis tentang budi daya air tawar dengan harapan ilmu ini dapat diterapkan masyarakat ditempatnya masing-masing.

Management perusahaan dengan program yang di kembangkan berharap melalui pelatihan, SDM masyarakat sekitar meningkat dan lebih maju agar terciptanya kemandirian yang pada akhirnya memberikan kesejahteraan kepada warga binaan, dari usaha yang kecil hingga berkembang dan meningkat menjadi usaha yang besar.

Indocement ingin programnya selalu berdampak langsung pada peningkatan ekonomi sekitarnya, dipenghujung kegiatan, Indocement Pabrik Tarjun membagikan bibit ikan kepada para peserta pelatihan. ( Gus / fjr ).